Mahouka Koukou no Rettousei Volume 26 Chapter 2 Bahasa Indonesia

Volume 26 Chapter 2

Angie Sirius, kepala komandan STARS, pasukan penyihir yang berada di bawah pengawasan langsung staf umum negara. Nama aslinya adalah Angelina Kudou Shields dan kini ia sedang berada di sebuah VTOL mini.

Angelina, atau lebih sering disebut Lina, dituduh melakukan penghianatan oleh pasukan STARS lainya yang telah terinfeksi Parasite, selain itu ia juga mengalami upaya pembunuhan saat ia berada di pangkalan militer. Ia melarikan diri ke Jepang dengan bantuan koneksi rahasia Balance Headquarters dari staf  umum dengan keluarga Yotsuba, Dia kini tinggal di rumah Kuroba, cang keluarga Yotsuba, sampai hari kemarin dan kini ia telah di pindahkan ke rumah apartemenya Tatsuya dan Miyuki.

Dan setelah itu dia dipindahkan lagi ketempat persembunyiannya yang baru. Sekitar 90 Km ke utara laut selatan semenanjung Boso, sekitar 50 Km di sebelah timur Pulau Miyake, ‘Miyaki Island’  sebuah Pulau kecil yang mana sering disebut sebagai 'pulau baru abad ke-21' karena pulau itu terbentuk akibat aktivitas gunung berapi bawah laut pada tahun pertama abad ke-21. Meskipun disebut kecil, wilayahnya kini telah tumbuh hingga 8 kilometer persegi. Ukurannya hampir sama dengan Kunitachi di Tokyo.

Pulau ini adalah tempat persembunyian baru Lina.

Seluruh pulau ‘Miyaki Island’ adalah milik pribadi Keluarga Yotsuba. Lebih tepatnya, itu dimiliki oleh perusahaan real estat yang dikendalikan oleh Keluarga Yotsuba, tetapi ini tidak mengubah kenyataan. Sejarah aneh pulau itu mengungkapkan bagaimana Keluarga Yotsuba mengklaim pulau ini.

Awalnya, ada basis pasokan untuk Angkatan Laut Pertahanan Nasional di Pulau Miyaki. Tapi itu ditinggalkan setelah letusan berulang di tahun 2050-an, dan setelah Perang Dunia 3, yang lebih dikenal sebagai perang dunia 20 tahun berakhir, tempat ini menjadi penjara rahasia bagi penyihir, dan pengelolaannya dipercayakan kepada Keluarga Yotsuba. Tidak ada seorang pun selain Keluarga Yotsuba yang mampu mengendalikan penjahat penyihir yang memiliki kemampuan kuat.

Yotsuba memperoleh pulau itu untuk mengambil alih fungsi penjara rahasia.

Namun, pada Januari 2093, setelah letusan di sisi timur pulau - sisi yang berlawanan dengan penjara - relokasi penjara dipertimbangkan, dan pada 2095 lokasi baru diputuskan. Mei 2097, bulan lalu, penjara rahasia baru selesai, dan relokasi tahanan juga dilakukan.

Meskipun fasilitas untuk tahanan perlu direnovasi, bangunan untuk pengawas segera dihuni. Juga, karena sisi timur pulau itu tidak digunakan untuk penjara, maka dibangunlah fasilitas eksperimen sihir. Meskipun pembangunannya baru dimulai pada bulan April, di sinilah pembangkit energi reaktor fusi nuklir berdasarkan proyek ESCAPES Tatsuya diputuskan untuk dibangun.

Tatsuya dan Miyuki juga naik bersama di VTOL kecil. Meskipun tujuan utama mereka adalah untuk menjaga Lina, Tatsuya juga datang dengan maksud untuk memeriksa lokasi konstruksi yang direncanakan untuk pabriknya itu.

Diputuskan pada akhir bulan lalu bahwa implementasi proyek ESCAPES akan dilakukan di Pulau Miyaki. Tatsuya telah mengunjungi Pulau Miyaki beberapa kali dan memahami topografi dan iklim, tetapi dia tidak pernah memeriksanya dengan sudut pandang membangun sesuatu di sana. Tentu ini sangat diperlukan untuk memeriksa sekali lagi karena ditakutkan ada kondisi alam yang dapat membahayakan proyeknya.

"Tatsuya-sama, Miyuki-sama, Shields-sama, kita akan segera mendarat."

Hanabishi Hyougo, yang mengemudikan VTOL kecil, mengangkat suaranya ke arah kelompok Tatsuya. VTOL ini memiliki kapasitas untuk 6 orang tidak termasuk pilot, dan tidak ada pembagian antara kursi pilot dan kursi penumpang. Suara Hyougo langsung mencapai kelompok Tatsuya seperti di dalam mobil.

“Itu terlihat cukup luas. Infrastrukturnya terlihat sangat siap. ”

Lina, yang melihat pulau itu untuk pertama kalinya, mengungkapkan kesannya saat dia mengamati.

"Yah ... Itu sudah banyak berubah."

Miyuki pernah dating sekali sebelumnya, tetapi ia tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya pada transformasi dari penampilan suram pada saat terakhir ia melihatnya.

"Miyuki, apa kamu pernah ke pulau ini sebelumnya?"

"Ya, terakhir kesini kurang lebih empat tahun yang lalu."

Ketika dia kesini empat tahun lalu, hanya ada fasilitas penjara di daerah pantai di sisi barat, dan pulau itu sebagian besar adalah bebatuan gelap dan ladang lava berpasir.

Tetapi di Pulau Miyaki yang sedang mereka lihat, ada lapangan terbang dengan landasan pacu pendek di utara pulau, fasilitas desalinasi tepat di sebelahnya, pembangkit tenaga panas bumi di kaki gunung di tengahnya, dan tidak kurang dari sepuluh bangunan besar berdiri dalam barisan di bagian timur.

Tatsuya juga dipukul dengan perasaan terkejut, tetapi dia terkejut karena alasan yang berbeda dari Miyuki.

(... Apakah itu kilang Batu Induksi?)

(Itu adalah pusat komputasi skala besar ...)

Di kelompok bangunan, Tatsuya menemukan sebuah bangunan yang instalasinya sangat mirip dengan laboratorium penelitian FLT.

Dan kemudian dia tiba-tiba mengerti.

Pulau ini sedang dibangun untuk menjadi markas baru Keluarga Yotsuba.

Tatsuya belum diberi tahu oleh Maya tentang rencana itu.

Pabrik untuk proyek ESCAPES akan dibangun di Pulau Miyaki.

Tapi rencana ini tidak mengecualikannya sebagai markas kedua Yotsuba.

Sementara membangun pabrik eksperimental terbuka di sini, Maya dan Keluarga Yotsuba sedang membangun penelitian tertutup tepat di sampingnya. Dan kemungkinan juga dari antara para peneliti yang berkumpul untuk proyek ESCAPES, mereka yang sangat hebat harus bergabung dengan Keluarga Yotsuba. Semua ini demi meningkatkan teknik sihir ke tingkat yang lebih tinggi.

VTOL kecil mendarat di helipad. Landasan pacu disini tidak di desain untuk VTOL atau STOVL saja, mungkin 50 jet penumpang kecil dapat lepas landas atau mendarat dengan sempurna di landasan ini. Keseriusan Yotsuba dapat dilihat pada pengembangan Pulau Miyaki.

Seperti yang diharapkan, tidak ada jalur kereta api atau monorel. Keempat dari mereka mengendarai mobil swadaya - Hyougo mengemudi - disiapkan oleh salah satu keluarga cabang Keluarga Yotsuba, Keluarga Mashiba, yang mengelola penjara penyihir menuju ke sisi barat pulau.

Mereka mengelilingi gunung berapi, yang melanjutkan aktivitas kecilnya, dan tiba di kediaman staf manajemen penjara. Di sepanjang jalan, seperti sebelumnya, ladang lava dan pantai yang penuh dengan batu terus berlanjut di sisi kiri dan kanan.

Tampaknya sisi timur pulau itu, di sisi berlawanan dari penjara di khususkan untuk sebuah bangunan. Sementara semua tahanan telah pergi, hanya sekitar setengah dari staf manajemen meninggalkan pulau. Terutama para penjaga yang tidak tinggal, mereka dipindahkan ke penjara baru bersama dengan para tahanan.

"Hmm ... jadi ini lebih mirip kondominium daripada sebuah hotel."

Kesan Lina bocor setelah melihat-lihat ruangan yang dimasukinya. Untuk kesan ini, Tatsuya dan Miyuki tidak keberatan.

"Makanan sudah disiapkan di lemari es dan stocker, begitu juga dengan pakaian.”

"...Baiklah."

Lina terlihat sensitif dan sedikit malu ketikak menerima bantuan pakaian untuk dipakai dari Tatsuya, yang mana dia adalah laki-laki? Mirip dengan itu, Mirfak, seorang bawahan lelaki, juga mengatakan kepadanya sesuatu seperti itu ketika dia melarikan diri dari Amerika. Karena itu, kekhawatirannya tampak parah.

“Fasilitas manajemen ini tidak hanya dilengkapi dengan tempat tinggal, tetapi juga toko yang menjual barang-barang rumah tangga, ruang latihan, dan bahkan ruang rekreasi. Bagaimana kalau berkeliling dan melihat-lihat juga? "

Rekomendasi itu dibuat oleh Hyougo.

Tatsuya melirik Lina untuk menanyakan niatnya. Pemeriksaan hari ini adalah untuk memastikan bahwa fasilitas penjara Pulau Miyaki dapat digunakan sebagai tempat persembunyian Lina. Lina mendapat kesan bahwa dia tidak punya pilihan, tapi itu adalah kesalahpahamannya. Jika Lina mengatakan 'Aku tidak suka itu', Keluarga Yotsuba akan menyiapkan tempat persembunyian berikutnya. Hanya saja tingkat keamanannya benar-benar lebih rendah daripada di sini.

"Bisakah kau mengantarku berkeliling?"

Bahkan di sini, Lina telah salah paham bahwa dia tidak berhak untuk mengatakan 'tidak'. Percaya bahwa itu adalah ucapan yang tidak dapat dihindari, dia melihat ke arah Hyougo dan menjawab.

"Hei ... Apa tidak apa-apa bagiku untuk tinggal di sini?"

Itu adalah kata-kata pertama Lina ketika dia kembali ke kamarnya setelah satu putaran di sekitar fasilitas.

"Kamu sepertinya senang dengan itu."

Pertanyaan Lina diarahkan pada Tatsuya, jadi dia pikir akan aneh jika dia tidak menjawab. Segera, dia mengembalikan kata-kata yang muncul di benaknya.

"Sepertinya aku akan dihukum jika aku bilang aku tidak senang dengan itu."

Suara Lina mengungkapkan kelelahannya. Bukan kelelahan fisik, kelelahan mental, dia lelah dengan kejutan.

Fasilitas yang ditunjukkan kepadanya sama sekali tidaklah mengherankan.

Namun, tidak ada kekurangan.

Dalam hidup, tidak ada yang dapat dengan sempurna memprediksi ketidaknyamanan.

Sama untuk ruangan ini. Bahkan jika dia tidak bisa keluar, itu mungkin lebih menyenangkan daripada rumah penginapan Stars. Ini jauh dari 'kehidupan yang tidak nyaman dalam pelarian' yang dibayangkan Lina.

"Lagipula, apakah tidak apa-apa menunjukkan semua itu padaku ...?" Mata Lina bergetar cemas.

Tujuan dari tur berpemandu di mana ia menjadi tamu bukan hanya fasilitas penjara. Fasilitas penelitian yang sedang dibangun juga termasuk dalam tur.

Setelah berkeliling di sekitar tempat tinggal yang terhubung ke fasilitas, Tatsuya, Miyuki dan Lina menuju ke bagian timur pulau menggunakan helikopter penjara. Hyougo juga mengujinya. Alih-alih kurang percaya pada orang-orang di penjara, Hyougo tampaknya tidak mau memberi orang luar peran 'sopir' pada Tatsuya. Hanya dua bulan telah berlalu sejak Hyougo mulai melayani Tatsuya, tetapi dia menemukan sesuatu yang layak untuk diberikan kesetiaannya.

Tempat terakhir Hyougo, yang telah menjadi peran subjek setia Tatsuya, membimbing mereka adalah kilang Induction Stone yang dilihat Tatsuya dari dalam pesawat sesaat sebelum mendarat.

Batu Induksi adalah jantung CAD. Proses pembuatan standarnya sudah dikenal luas. Teknik pengembangan CAD adalah teknologi militer, tidak dilindungi oleh hak paten tetapi juga tidak terbuka untuk umum. Tapi, karena teknik dibocorkan ke negara-negara sekutu dan karena pertempuran mata-mata, saat ini akan sangat penting untuk merahasiakannya.

Bagaimanapun, ini adalah teknologi standar. Meskipun Batu Induksi dapat dibuat dengan teknik yang, pada kenyataannya, terbuka untuk umum, mereka tidak dapat memurnikan Batu Induksi secara efisien.

Batu Induksi adalah bagian penting yang mengubah sinyal Psion dan sinyal listrik. Tetapi hanya karena mereka memancarkan sinyal Psion dari sinyal listrik, tidak berarti semua Batu Induksi mengubah sinyal Psion dan sinyal listrik dengan cara yang sama. Kinerja berubah tergantung pada desain, dan efisiensi berubah lebih lanjut karena sentuhan akhir proses.

Batu Induksi dapat memiliki efisiensi tinggi dalam konversi dari sinyal Psion menjadi sinyal listrik, tetapi Batu Induksi lain yang disuling dalam jalur pemrosesan lain mungkin memiliki efisiensi tinggi dalam mengubah sinyal listrik menjadi sinyal Psion. Beberapa batu unggul dalam kemampuan mereka untuk mengkonversi sinyal lemah, dan batu lainnya unggul dalam kemampuan mereka untuk mereproduksi sinyal dengan lebih baik.

Misalnya, Jerman Rosen Magicraft, Inggris McGregor Wand, perangkat Maximilian Amerika, dalam urutan ini, memperoleh penilaian tinggi dalam kemampuan umum Batu Induksi mereka, tetapi dalam hal kemampuan untuk mereproduksi sinyal secara akurat, FLT Jepang adalah perusahaan terkemuka dunia - kinerja Batu Induksi yang diproduksi oleh tentara dan lembaga penelitian nasional tidak diketahui.

Desain Batu Induksi adalah aset intelektual penting bagi perusahaan dan negara. Pengetahuan umum di industri sihir menyatakan bahwa tidak mungkin menunjukkan kilang Induction Stone kepada orang luar. Kata-kata Lina 'semua itu' mencerminkan pemikiran normal ini.

"Jika kamu bisa memahaminya, tidakkah kamu berpikir bahwa mengetahuinya akan membuatmu tidak bertindak gegabah?"

 “... Aku tidak mengerti maksudmu; hati nurani ku tidak sanggup melakukan hal seperti itu. ” Menanggapi jawaban Tatsuya, Lina mengungkapkan ketidakpuasannya. Tapi nadanya tidak memiliki kekuatan.

Dia tidak tahu pada titik ini berapa lama dia akan tetap tersembunyi di pulau ini.

Jika dia perlu bersembunyi untuk waktu yang lama, ketegangan dan kehati-hatian pasti akan memudar. Jika dia tidak memahami pentingnya daerah itu, dia mungkin berakhir ceroboh.

Lina tidak bisa menyangkal kemungkinan itu.

"Tepat sekali."

Mengenai hal Lina sebagai tidak penting, Tatsuya berbalik ke arah Hyougo.

Diberi sinyal, Hyougo menyerahkan Tatsuya amplop penuh gaya yang dibawanya di tangannya.

"Lina, ini kunci kamarmu."

"Te-Terima kasih ..."

Lina membuka amplop terbuka dan memeriksa apa yang ada di dalamnya.

Itu adalah Golden smart card.

“Dengan kartu itu, Anda bebas menggunakan salah satu fasilitas di pulau itu, termasuk makanan dan toko.”

Meskipun dimungkinkan untuk diterbitkan kembali jika Anda kehilangannya, itu memerlukan pemeriksaan identitas yang sedikit merepotkan. ”

"Dimengerti. Saya akan berhati-hati."

Mengetahui pentingnya hal itu, Lina meraih kartu itu dengan kedua tangan.

"Jika terjadi sesuatu, hubungi kami dari terminal di ruangan. Itu juga terhubung ke Miyuki, Ayako, dan Keluarga Yotsuba. ”

"Baik."

"Ada lagi yang ingin kamu tanyakan?"

“Tidak untuk sekarang. Saya akan menelepon Anda jika ada sesuatu yang saya tidak mengerti. "

"dimengerti."

Tatsuya berbalik ke arah Miyuki.

Miyuki, yang secara diagonal berada di belakang Tatsuya, maju dengan setengah langkah.

"Kalau begitu, Lina. Istirahatlah. Kami akan datang untuk berkunjung lagi. "

"Ya. Sungguh, terima kasih atas segalanya. "

Lina melambaikan tangan mungilnya, tampak sedikit malu.

Miyuki tersenyum, dan melambaikan tangannya dengan ringan.





"Tatsuya-sama, ada hal lain yang aku ingin kamu lihat."

Kata Hyougo, yang mengikuti Tatsuya saat dia menuju tempat parkir.

Hari ini mereka tidak punya rencana selain inspeksi pulau. Tatsuya menjawab dengan 'baik-baik saja' dan meminta Hyougo untuk membimbingnya.

Tempat Hyougo mengambil Tatsuya dan Miyuki adalah sebuah garasi di samping landasan pacu. Hanya ada satu mobil pendek yang dicat biru muda yang diparkir.

“Ini desain yang tidak biasa. Tidak terlihat seperti mid-engine layout ... "

Seperti yang dikatakan Tatsuya, bagian tengah bodi mobil adalah mesinnya, tetapi mesinnya tidak dipasang di sana. Dalam kasus mesin hidrogen atau etanol ada mid-engine layout, tetapi dalam kasus mobil listrik, desain saat ini mengatur motor untuk roda depan dan belakang secara terpisah, atau termasuk motor di dalam setiap roda. Dan kendaraan self-driving ini jelas memiliki karakteristik penggerak motor listrik.

"Mobil ini adalah 'Air Car'."

"... Maksudmu kendaraan Sihir Tipe Terbang?"

Tatsuya sedikit membuka matanya. Dia tidak menyembunyikan keterkejutannya.

“Memang benar. Pengembangannya sendiri dimulai 2 tahun yang lalu, pada saat yang sama dengan sepeda motor dengan kemampuan penerbangan 'Wingless', dan akhirnya mencapai penyelesaiannya bulan lalu setelah menerima beberapa ide dari Tatsuya-sama. "

Tentu saja, pada bulan April tahun ini Tatsuya menyusun skema Flying-Type Magic baru untuk kendaraan besar. Namun, dia begitu sibuk dengan berbagai hal sehingga dia menyerahkan rencana kasar seperti itu ke Rumah Kepala dan menyimpannya di sudut-sudut kesadarannya.

Dia tidak berharap itu menghasilkan buah. Tatsuya dipukul dengan perasaan yang tak terduga.

"Badan ini sudah terdaftar untuk digunakan di jalan umum, sehingga bisa digunakan setiap hari."

"Apakah itu juga bisa digunakan dari dan ke pulau ini?"

"Tentu saja, aku akan segera datang jika anda memanggilsaya."

Meskipun Hyougo menjawab dengan ekspresi lemah lembut, Tatsuya tidak berpikir dia tidak sopan sejak awal.

"Onii-sama, kenapa kamu tidak mencobanya?"

Berdiri di sampingnya, Miyuki merekomendasikan test drive.

"Tidak, mari kita berhenti untuk hari ini."

Tatsuya menggelengkan kepalanya, menunjukkan sedikit keraguan di wajahnya. Namun, dia tidak tertarik sama sekali dengan 'Air Car' ini.

"Kita coba besok saja."

"Tentu. Saya akan melaporkan ini ke mekanik. "

Tatsuya tidak suka meninggalkan Miyuki sendirian selama test drive. Dia memutuskan untuk menguji penggunaan ganda kendaraan darat dan udara yang disebut 'Air Car' ketika Miyuki berada di sekolah.






Ketika Tatsuya mengunjungi Pulau Miyaki.

Meskipun hari itu hari Minggu, Departemen Luar Negeri dan Departemen Pertahanan dihantam sedikit gangguan.

Jepang menerima permintaan rahasia dari USNA melalui rute diplomatik.

Permintaan diminta untuk bekerja sama dalam pencarian Mayor Angie Sirius, yang memutuskan komunikasi.

Pemerintah Jepang memprotes kurangnya pemberitahuan sebelumnya dari USNA mengenai masuknya seorang perwira tinggi ke negaranya. Tetapi jika ditawarkan bantahan bahwa kunjungan ke Jepang bukan untuk tujuan militer, bahkan jika itu hanyalah kebohongan yang transparan, mereka tidak bisa lagi berkeberatan.

Pemerintah Jepang menjanjikan USNA untuk mencari dan melindungi Angie Sirius.



“Sementara tuntutan Amerika tidak tahu malu, pada saat yang sama tuntutan itu tampak wajar. Tapi mengapa Brigade ke-101 diminta untuk menangani ini? "

"Letnan Kolonel Kazama, aku juga bosan dengan ini. Bisakah kamu berhenti berpura-pura tidak mengerti? ”

"Saya minta maaf."

Menerima teguran Saeki, Kazama dengan mengagumkan mencoba untuk memperbaiki keadaan.

Namun, hanya dengan menggerakkan otot-otot wajahnya, rasa ironi menyinari matanya.

Saat dia berkata pada dirinya sendiri, kelelahan mental menyebar di wajahnya - dengan kata lain, dengan ekspresi lelah, Saeki memelototi Kazama.

Tapi tidak ada permintaan maaf lebih lanjut dari Kazama.

Saeki kehabisan kesabaran.

"Aku tahu bahwa Mayor Sirius dilindungi oleh Keluarga Yotsuba."

"Apakah kamu mendengar laporan Yotsuba?"

"Itu peringatan, bukan laporan."

“Angie Sirius berada di bawah perlindungan kita. Jauhkan tangan Pasukan Pertahanan Nasional ... "

"Sepertinya itu masalahnya."

Saeki mengangguk dengan ekspresi pahit.

"Apakah Petugas Khusus Ooguro terlibat, apakah itu yang Master pikirkan?"

"Ya, Letnan Kolonel. Sama seperti Anda."

Baik Saeki dan Kazama memiliki gagasan kasar tentang apa yang terjadi pada musim dingin tahun lalu mengenai interaksi antara Tatsuya, sebagai 'Petugas Khusus Ooguro', dan Lina, sebagai 'Angie Sirius'.

Penyihir Kelas-Strategis yang diakui USNA 'Angie Sirius'. Satu-satunya alasan mengapa Keluarga Yotsuba akan melindunginya adalah karena hubungannya dengan Tatsuya. Itulah alasan Kazama dan Saeki. - Meskipun alasan mereka salah, namun pikiran itu tidak dapat dihindari, karena mereka tidak tahu tentang perjanjian rahasia antara Keluarga Yotsuba dan Kolonel Balance.

"Apakah kamu akan meminta Petugas Khusus Ooguro ... Tidak, Tatsuya untuk menyerahkan Mayor Sirius?"

“Pada akhirnya dia akan dikirim kembali USNA."

Jawaban Saeki, secara formal, bukanlah jawaban atas pertanyaan Kazama. Namun, niat Saeki tersirat di perkataanya.

“Pada akhirnya kah ... Dengan kata lain, dia tidak akan di pulangkan segera.”

Mereka berencana menggunakan Lina sebagai chip tawar-menawar.

'Sirius' adalah Penyihir Kelas-Strategis yang diakui negara. Dan merupakan salah satu kartu truf milik USNA.

Mustahil bahwa pasukan bersenjata AS hanya memiliki Sirius saja sebagai satu-satunya kartu truf mereka, tetapi kartu truf yang menyeberang ke sisi musuh akan menjadi sebuah ancaman.

Jika niat mereka adalah untuk mengambilnya - atau membuangnya - ada potensi untuk menarik beberapa konsesi kecil.

"... Mengapa Sirius meninggalkan negaranya?"

Penyihir Kelas Strategis adalah individu yang dapat menjadi ancaman bagi negara. Diharapkan bahwa mereka dikendalikan dengan hati-hati setidaknya sampai pada tingkat mereka tidak memiliki semangat pemberontakan.

Pertanyaan yang dilontarkan Kazama sangatlah wajar.

"Sayangnya, saya tidak dapat memperoleh informasi terperinci akan hal itu."

Pasukan Pertahanan Nasional juga telah merilis mata-mata di Amerika. Mereka mungkin sekutu, tetapi mereka masih menjadi target penilaian intelijen. Orang-orang yang berpikir bahwa aliansi itu abadi / absolut tidak memenuhi syarat untuk terlibat dalam urusan militer atau politik.

Tetapi pihak kontra intelijen memiliki kesadaran yang sama. Karena Jepang waspada terhadap mata-mata Amerika, ada kemungkinan bahwa Amerika bahkan lebih berhati-hati terhadap kegiatan mata-mata Jepang. Informasi mengenai desersi Penyihir Kelas-Strategis yang diakui negara tidak mudah didapat.

"Bukankah berbahaya mengganggu tanpa mengetahui situasinya?"

"Itulah mengapa lebih baik untuk bertanya pada orangnya sendiri."

Yang terbaik adalah mengamankan sosok Sirius dan mengajukan pertanyaan secara langsung. Saeki tampaknya berpikir begitu.

Kazama merasa ide atasannya tidak jelas dan berbahaya, tetapi dia tidak bisa menjelaskan fondasinya.

"Kalau begitu aku akan bertanya pada Tatsuya; apakah aku bisa bertemu dengan Sirius."

"Mengapa kamu perlu bertanya?"

Kazama tidak dapat memahami apa yang baru saja dikatakan Saeki.

Saeki memberi perintah tanpa peduli tentang kebingungan Kazama.

“Letnan Kolonel Kazama. Berikan perintah Petugas Khusus Ooguro perintah untuk menyerahkan Mayor Angie Sirius. "

"Lalun bagaimana jika Tatsuya menolak?"

“Ini memang hal yang sukit. Tolong katakan saja kepadanya bahwa tidak ada ruang untuk kesalahpahaman, itu adalah kehendak Pasukan Pertahanan Nasional bahwa Sirius tidak dapat disimpan di negara ini. "

Artinya, bahkan jika pemerintah atau pasukan asing berusaha mengambil Sirius dengan paksa, Brigade ke-101 tidak akan memberikan bantuan kepada Tatsuya.

"Dimengerti."

Kazama tidak percaya Tatsuya berharap untuk mengandalkan mereka sejak awal.

Dia juga memahami teori bahwa perwira asing yang pemerintahnya tidak mengakui pembelotan tidak dapat berharap untuk dilindungi sebagai tentara.

Kazama tidak berpikir ini adalah jawaban yang benar.






Menjelang sore, Tatsuya dan Miyuki yang berangkat dari Pulau Miyaki tiba di Tokyo, berhenti di rumah mereka sebentar, kemudian segera mengunjungi rumah sakit tempat minami di Minami.

Ketika menuju rumah sakit, mereka melewati banyak orang yang tampaknya merupakan parapenyihir yang dikirim oleh Keluarga Juumonji yang bertugas di luar rumah sakit dan Keluarga Yotsuba berjaga di dalam.

"Aku ingin tetap mengawasi di depan ruang rumah sakit."

Miyuki, bagaimanapun, merasa tidak puas sampai-sampai dia menjatuhkan keluhan seperti itu.

Kebetulan, ketika Tatsuya mengetuk pintu kamar, ketidakpuasan Miyuki sepenuhnya ditarik.

"Minami,bolehkah kami masuk?"

"Ya, silakan saja."

"Jangan masuk."

"Apakah Miyuki-senpai ada di sana juga !?" Tatsuya dan Miyuki saling bertukar pandang.

Trio vocal seketika juga membalas ucapannya, sumber suara itu  akrab didengar Tatsuya

Tatsuya membuka pintu sesuai dengan persetujuan Minami.

Melihat ke belakang dari sisi tempat tidur, wajah-wajah identik memiliki ekspresi yang kontras.

Menekankan ketidaksenangannya dengan cemberut, Saegusa Kasumi.

Mengekspresikan kegembiraannya dengan senyum cerah, Saegusa Izumi.

Saegusa bersaudara, junior mereka di SMA.

"Apakah Izumi-chan dan Kasumi-chan datang untuk mengunjungi Minami?"

"Iya. Teman sekelas kami dirawat di rumah sakit, manamungkin kami diam saja dan tidak ikut menjaganya. ”

Diputuskan pada Konferensi Klan Master bahwa peran Saegusa adalah untuk mencegat dan menangkap Kudou Minoru. Namun baik Kasumi maupun Izumi tidak ditunjuk sebagai penjaga Minami.

"Aku mengerti, terima kasih."

Tapi Miyuki menanggapi Izumi sambil tersenyum.

Walau mereka tidak ditunjuk oleh Keluarga Saegusa sebagai penjaga, keduanya mengunjungi masih bisa mengunjungi Minami sebagai teman sekelas. Memikirkan ini, perasaan syukur secara alami menyembur keluar dari ucapan 'terima kasihnya' Miyuki.

"Ah! Saya tidak layak dengan kata-kata terhormat seperti itu ... "

Izumi dengan cemas menekan dadanya ke bawah dan membiarkan suaranya diatasi dengan emosi. Itu tampak seperti rasa sakit alih-alih kebahagiaan. Itu adalah tindakan dramatis, tetapi dia sangat serius.

Tatsuya dan Miyuki tidak mengolok-olok gerak berlebihan Izumi. Mereka hanya memandangnya dengan apik. Di tempat tidur, Minami dengan halus memalingkan pandangannya. Hanya kakak kembarnya Kasumi yang dengan dingin menatap Izumi.

Tatsuya mendekati Minami, dan Kasumi menjauh dengan jarak yang sama.

Miyuki mengikuti Tatsuya, dan Izumi memberikan tempatnya pada Miyuki.

Akibatnya, kelompok Tatsuya dan kelompok Kasumi mengubah tempat.

"Bagaimana kabarmu, Minami?"

Berhenti di ujung tempat tidur, Tatsuya bertanya. Sebuah bangku ditempatkan di sisi tempat tidur, tetapi itu hanya ada satu sehingga dia dan Miyuki tidak duduk.

"Aku pulih sedikit demi sedikit."

Dia tidak mengatakannya dengan jelas karena dia tidak bisa jujur ​​kepada Kasumi dan Izumi tentang kondisi medisnya.

Tubuh Minami sedang memulihkan kekuatannya, seperti yang telah di ketahui karena dia sudah tidak membutuhkan bantuan alat exoskeleton - alat bantuan daya yang dipasang untuk penggunaan medis-, Tapi gangguan inderanya tidak bisa dipastikan membaik hanya dengan melihatnya dari luar

"Itu bagus..."

Setelah mendengar tentang perbaikan kondisi dari mulut Minami, Miyuki meletakkan tangan kanannya di dada dan bernapas lega.

"Syukurlah."

Tatsuya juga sedikit melonggarkan mulutnya.

"Mungkin tidak perlu bagiku untuk memberitahumu lagi, tetapi jangan mencoba untuk terburu-bur."

"Iya."

Dia tidak bisa mengetahui perasaannya yang sebenarnya, tetapi setidaknya ia meliahat raut cemas dan tidak sabaran terpancar dari wajahnya.

"Apa kata dokter?"

"Sepertinya aku akan bisa meninggalkan rumah sakit sekitar dua mingguan lagi." Untuk pertanyaan Miyuki, Minami menjawab dengan nada tenang.

"Apakah itu juga sudah termasuk rehabilitasi?"

"Untuk itu saya belum tahu."

Setelah 2 minggu, jadi dia akan dirawat di rumah sakit untuk total sekitar sebulan. Mendengar pertanyaan Miyuki dan jawaban Minami, Tatsuya berpikir apakah dia harus mengambil Pixie untuk membantu rehabilitasi Minami.

"Apakah begitu? Ah, tetapi jika kamu membutuhkan rehabilitasi di rumah, kamu tidak perlu khawatir? "

Tidak perlu terburu-buru, dia dengan cepat menambahkan beberapa kata untuk membuat Miyuki marah.

"Kami akan membantumu sebanyak yang kami bisa."

"Maafkan saya!"

Minami sekarang bingung.

Mungkin ini bukan waktunya untuk ini, tetapi hanya dengan mendengar bahwa Minami dapat diajak bicara seperti biasa, Tatsuya merasakan kesembuhannya di sini.

"Aku tidak mau menolak, tapi ..."

"Tapi..."

Miyuki tampak agak sedih, meningkatkan rasa malu Minami.

Kemudian, permintaan tak terduga datang dari Izumi.

"Miyuki-senpai. Saya ingin membantu rehabilitasi setelah dia keluar, itu … jaka kamu tidak keberatan. "

"Izumi-chan?"

"Iya. Jika itu diijinkan. ”

Izumi bersimpati dengan Minami sebagai teman sekelasnya, dia seharusnya tidak mengatakan hal-hal seperti itu karena keinginannya untuk memasuki rumah Miyuki.

"Izumi ... kamu tidak berpikir untuk menggunakan Sakurai-san sebagai alasan untuk masuk ke rumah Presiden ... kan?"

Namun, pertanyaan Kasumi yang tidak terkendali adalah beban dari benaknya. “I-Itu tidak terpikirkan! Aku tidak memikirkan hal-hal kurang ajar seperti itu! ” Sayangnya, agitasi muncul di wajah dan suara Izumi.

Kasumi menatap Izumi dengan mata setengah tertutup.

Izumi tidak memalingkan muka dari wajah Kasumi, tetapi matanya bergerak sehingga mereka tidak melihat sekilas.

"...Presiden. Ketika Izumi mengganggu di rumahmu, aku juga akan menemaninya. "

Untuk ucapan Kasumi, Miyuki tersenyum samar dan menjawab hanya dengan 'terima kasih, kalian berdua'.

Taklama mereka berdua meninggalkan kamar rumah sakit, sepertinya Izumi dibawa paksa oleh Kasumi.

Di antara teman-teman sekelasnya, mereka adalah gadis-gadis cantik yang rapi dan lembut dan karakter yang menyenangkan, namun bagi Izumi sedikit tidak sinkron.

Tatsuya membawa bangku dari sudut ruangan dan duduk.

Miyuki duduk di bangku yang sudah diletakkan di sisi tempat tidur.

"Tapi tetap saja, aku bersyukur mereka datang berkunjung seperti itu ..." gumam Miyuki, berbicara pada dirinya sendiri.

Tatsuya juga sepenuhnya setuju dengan hal itu.

Untuk Keluarga Saegusa, Minami tidak lebih dari umpan untuk menangkap Minoru.

Ini bukan sesuatu yang harus dikritik. Keluarga Saegusa, dan Keluarga Juumonji, menanganinya sebagai akibat dari keputusan yang dibuat selama Konferensi Klan Master. Secara alami, Saegusa tidak ada hubungannya dengan masalah ini.

Saegusa Kouichi mengayunkan kepalanya sendiri atas kehendaknya sendiri, karena motifnya sendiri. Bagaimanapun juga, untuk Keluarga Saegusa, Minami adalah umpan sederhana. Itu persepsi yang benar dari sudut pandang mereka. "Keduanya, mereka mungkin tidak cocok untuk ini."

Tatsuya tidak dengan jelas mengatakan apa yang dia maksud dengan 'ini'. Tapi bukan hanya Miyuki tetapi juga Minami yang bisa memahami kata-kata yang dihilangkannya.

Baik Kasumi maupun Izumi tidak cocok untuk Sepuluh Master Clan. Dia tidak cocok untuk berbicara tentang kakak perempuan mereka Mayumi yang juga mungkin tidak cocok untuk itu, tetapi dia masih memprioritaskan posisi dan tugasnya. Tapi Kasumi dan Izumi mengutamakan kejujuran dan empati mereka daripada tugas.

Dalam satu kata, itu bisa disebut 'kebaikan'.

“Aku pikir itu tidak buruk. Aku sedikit cemburu. ”

Kata-kata yang diungkapkan oleh Miyuki adalah bukti bahwa dia dan Tatsuya memikirkan hal yang sama.

"Ngomong-ngomong, Minami."

Tatsuya tiba-tiba mengganti topik pembicaraan.

"Ya?"

Minami tidak bingung ketika dia tiba-tiba dipanggil dengan namanya.

"Apakah ada sesuatu yang aneh terjadi sejak itu?"

"Apakah maksudmu sesuatu yang berhubungan dengan Minoru-sama?"

"Bukan hanya Minoru."

"Aku belum melihat orang yang mencurigakan."

Setelah jawaban singkat Minami, dia menambahkan 'Aku tidak melihat apa-apa saat tidur'.

“Kecil kemungkinan Minoru menyerah. Mungkin dia sedang mempersiapkan sesuatu? Misalnya, hal-hal seperti mengumpulkan bawahan ... "

Melihat wajah Tatsuya, Miyuki merasa sedikit cemas.

"Itu kemungkinan."

Sudah seminggu sejak serangan terakhir. Tidak terpikirkan bahwa Minoru tidak melakukan apa-apa saat ini.

Meskipun tidak ada konfirmasi yang jelas, Minoru mewarisi pengetahuan Zhou Gongjin. Pengetahuan yang tidak terbatas pada pengetahuan magis saja.

Baik Keluarga Kudou maupun salah satu dari 'Sembilan' keluarga lainnya tidak akan mengkhianati Konferensi Master Clan, jadi sulit untuk mengumpulkan sekutu dari sana. Namun, dimungkinkan untuk mengumpulkan kaki tangan dari dalam jaringan mata-mata yang didirikan Zhou Gongjin.

"Aku mungkin harus belajar teknik penyegelan parasit dari Oba-ue." Miyuki dan Minami secara bersamaan gemetar.

Mendengar tentang teknik penyegelan parasit, Minami berpikir itu akan digunakan pada Minoru.

Tapi Miyuki mengkhawatirkan hal lain.

"Onii-sama ... apakah kamu pikir Minoru-kun akan menambahkan parasit? Seperti vampir dari musim dingin tahun lalu? ”

“Aku tidak berpikir Minoru akan menyerang orang secara acak. Tetapi saya pikir jumlah orang yang hasratnya untuk berkuasa tidak berakhir bahkan jika mereka berhenti menjadi manusia tidaklah sedikit. Sejauh itu, mungkin tidak sulit untuk menemukan mereka. "

Miyuki tidak menyangkal dugaan Tatsuya. Alasan mengapa Miyuki dan Minami tidak menyuarakan keraguan bukan karena itu adalah kata-kata Tatsuya, tetapi karena gadis-gadis itu juga memiliki pengetahuan tentang kelemahan manusia seperti itu.

"Onii-sama, umm, aku hanya berpikir ... bukankah kita harus memperingatkan Erika dan yang lain juga?"

"...Kamu benar. Aku tidak kepikiran. ”

Tatsuya menundukkan kepalanya dengan ekspresi kosong.

Mereka bertiga, Erika, Leo, dan Mikihiko, semua bertemu Minoru pada musim gugur tahun lalu.

Minoru dapat menyembunyikan keberadaan parasit. Mikihiko mungkin bisa mengenali warna asli Minoru, tetapi ada kemungkinan besar bagi Erika dan Leo untuk tertipu.

Untuk tidak mengasumsikan kasus di mana ketiganya dimanfaatkanya, tentu bisa dikatakan bahwa ini tidak dipikirkan.

"Tidak, aku juga tidak menyadarinya sampai sekarang ... Haruskah aku memberi tahu mereka?"

"Tidak, aku akan memberi tahu mereka. Besok pagi aku punya rencana untuk menguji Air Car, jadi tunggu di 'Einebrise' sepulang sekolah. ”

"... Apakah kamu yakin?"

Miyuki bertanya balik untuk mendorong kekhawatirannya apakah ada masalah jika Master di sana mendengar percakapan mereka.

"Tidak ada masalah. Risiko dikuping lebih rendah daripada berbicara di dalam sekolah, dan mungkin kita akan bisa meminjamkan kekuatan Master. "

"Master ...?"

Master Einebrise adalah seorang salesman intelijen yang cakap, dan Tatsuya tidak jelas tahu apakah Master itu sendiri ikut campur dalam perdagangan intelijen.

Tetapi Tatsuya yakin bahwa master jujur. Aroma yang diambil Tatsuya dari master bukanlah aroma dari dunia bawah, tetapi Miyuki tidak tahu ini.

"Tidak, aku mengerti."

Miyuki tidak bertanya pada Tatsuya tentang identitas Master tersebut. Jika itu adalah sesuatu yang harus diketahuinya maka Tatsuya akan memberi tahunya. Namun Tatsuya tidak menjelaskanya, oleh karena itu tidak perlu tahu sekarang, demikianlah pikirannya.

"Erika dan mereka akan menunggumu Einebrise ... umm, Onii-sama? Apa tidak apa-apa jika aku membawa Honoka, Shizuku, dan Mizuki juga? ”

"Aku tidak ingin menambah jumlah orang yang terlibat, tapi ... tidak memberi tahu mereka juga berisiko. Aku mengerti. Tolong beritahu mereka juga. "

"Tentu saja!"

Tatsuya dan Miyuki mengangguk bersama. Kemudian, mereka berdua memalingkan wajah mereka ke arah Minami.

"...Apa itu?"

Tatsuya dan Miyuki menutup mulut mereka dan memalingkan mata mereka ke arah mereka sendiri dan Minami, merasa cemas daripada kesal, mengajukan pertanyaan.

"Mungkin sedikit tidak jelas pada saat ini tetapi ..." Miyuki yang menjawab pertanyaan Minami.

"Minami-chan, apa pendapatmu tentang Minoru-kun?"

"Apa...?"

Wajah Minami ternoda malu.

Pikirannya lumpuh sementara setelah pertanyaan mendadak itu.

"Minoru-kun sepertinya menyukai Minami-chan, tapi ..."

"Suka..."

Kemampuannya untuk berpikir tidak bekerja secara normal, jadi Minami tidak dapat melakukan apa pun kecuali mengulangi hal-hal yang sudah dikatakan.

"Minami-chan, apakah kamu suka Minoru-kun?"

"Aku suka!?"

Suara Minami terdengar tidak selaras. Sepertinya agitasi mencapai ekstrem sedemikian rupa sehingga memanggil kesadarannya kembali.

"Aku suka Minoru-sama, aku tidak pernah memikirkan itu!"

"Artinya, kamu belum memikirkannya?"

Menggunakan kata-katanya seperti itu, Tatsuya memperbaiki kesalahpahaman Minami.

"Apakah kamu suka atau tidak, tertarik atau tidak tertarik, ataupun hanya karena tidak ada yang perlu diperhatikan?"

"Sama sekali kami tidak bertanya karena sebuah penasaran."

"......"

Minami tidak dapat memahami apa yang Tatsuya dan Miyuki ingin katakan.

Dia bahkan tidak mengerti jika menanyakan apa yang mereka ingin dia katakan baik-baik saja.

"Kamu tidak membencinya, tetapi jika kamu suka Minoru-kun ..."

"Minami, jika kamu tidak mengambil keputusan, kamu tidak akan siap."

"Bersiap ... siap untuk melawan Minoru-sama?"

Minami sendiri tidak sadar, tetapi pada saat itu dia terlihat sedih.

"Pertarungan adalah milik kita."

Dalam penolakan Tatsuya juga, nadanya cukup kuat.

“Aku ingin mengakhiri ini tanpa membunuh Minoru jika memungkinkan. Tapi aku bukan satu-satunya yang melibatkan Minoru. ”

Minami mengangguk sedikit dalam diam.

Minami tidak diberitahu bahwa, tidak hanya Keluarga Yotsuba saja tapi Juumonji dan keluarga Saegusa juga berupaya untuk menangkap Minoru. Namun, Minami juga telah menduga bahwa setidaknya Keluarga Saegusa berpartisipasi dalam strategi penangkapan Minoru.

Dia telah mendengar Izumi menggunakan kata 'penjaga', dia juga paham bahwa kunjungan mereka hanya sebagai kunjungan teman sekelas saja.

“Lagipula, Minoru tangguh. Gagasan manis seperti menangkap tanpa membunuh mungkin tidak berlaku."

"Aku pikir itu tidak bisa dihindari."

"Aku mengerti apa yang kamu pikirkan. Aku tidak meragukannya. Tapi, bagaimana dengan hatimu? ”

"......"

Minami tidak bisa menjawab pertanyaan Tatsuya.

“Ini yang aku maksudkan dengan bersiap. Minami, Minoru membuang kemanusiaannya demi membantumu. Ini adalah sesuatu yang dia lakukan atas kemauannya sendiri. Dia tidak memikirkan keinginanmu. ”

"......"

“Namun, tidak mudah meyakinkannya. Kamu tahu perasaan Minoru. ”

 "...Iya."

Minami menyembunyikan wajahnya dan melihat ke bawah, mengakui kata-kata Tatsuya.

“Minami-chan, normal bagi orang untuk ragu. Tidak perlu merasa bersalah. " Miyuki menggenggam tangan Minami.

"...Iya."

Minami mengangkat kepalanya, dan berbalik ke arah Miyuki dengan senyum lemah.

"Tapi, jika Minami-chan tidak punya perasaan khusus untuk Minoru-kun, aku ingin kamu bersiap."

"Bersiap untuk tidak mengganggu bahkan jika dia akan dibunuh di hadapanmu." Tatsuya mengambil alih kata penting itu.

Tatsuya tidak membiarkan Miyuki mengatakan kata 'bunuh'.

"Lalu jiika aku ... mengatakan bahwa aku memiliki rasa pada Minoru-sama ..."

"Kami akan mempertimbangkan cara lain untuk mengakhiri ini tanpa membunuh Minoru." Tatsuya memotong kata-katanya, menunjukkan sedikit keraguan.

"Dalam hal itu, ada kemungkinan peningkatan korban." Kulit Minami berubah.

"Aku minta maaf! Aku mengatakan sesuatu yang konyol! "

"Minami-chan, tenang."

Ketika Minami menggoyangkan pinggangnya di atas tempat tidur, Miyuki mendukungnya dari sisinya.

Mungkin dia seharusnya duduk di tempat tidur untuk meminta maaf. Sepertinya dia belum cukup pulih cukup untuk menahan gerakan tiba-tiba.

“Aku pikir komentarmu tidak konyol. Aku juga tidak segera mengerti perasaan yang tidak aku sadari sebelumnya. ”

"Tidak!"

Dari antara lengan Miyuki, Minami menatap Tatsuya dengan keinginan kuat di matanya.

"Aku tidak punya perasaan khusus untuk Minoru-sama."

Jelas sekali Minami tidak berpikir terlalu dalam, jadi dia mengatakannya sementara.

Namun, jika itu ada, Minami tidak akan mengakuinya.

"Dimengerti."

Tatsuya mengangguk atas tanggapan Minami tersebut.



------------------------
------------------------
All Volume
Jangan lupa untuk berkomentar :3
Follow juga Instagram dan Fp facebook kita.
Buka Komentar
Tutup Komentar

9 Responses to "Mahouka Koukou no Rettousei Volume 26 Chapter 2 Bahasa Indonesia"

berkomentar dengan sopan :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel