Mahouka Koukou no Rettousei Volume 16 Chapter 7 Bahasa Indonesia

Chapter 7 volume 16

2097 A.D., Hari pertama Tahun Baru.

Baik Tatsuya dan Miyuki telah sibuk sejak mereka bangun pagi ini.

Bangun lebih awal bukanlah masalah besar karena mereka berdua terbiasa bangun pagi, tapi mereka sudah muak diperlakukan seperti Boneka Berdandan Tradisional Jepang. Tatsuya sama seperti biasanya, dan sementara Miyuki mampu mengenakan pakaiannya sendiri, tak satu pun dari mereka yang terbiasa melakukan semuanya untuk mereka bahkan ketika harus berganti pakaian. Terlihat menunjukkan bahwa dia tidak ingin wajahnya dipenuhi bedak, Tatsuya dengan tegas menolak, tapi Miyuki tidak bisa membantunya. Yah, itu tidak seperti dia akan membuat wajahnya menjadi putih seperti aktor panggung; itu membantu bahwa penerapan bedak hanya pada tingkat normal.

“Pakaian Jepang — dengan riasan natural.”

Bagaimanapun, setelah dipermainkan selama satu jam penuh, pada saat mereka dibebaskan, mereka merasa seperti pulang ke rumah sebagaimana adanya.

"Tatsuya-niisan."

“Miyuki-oneesama.”

Mereka duduk di kursi di ruang depan —— mungkin mencoba untuk tidak membuat pakaian mereka kusut. Fumiya, yang mengenakan haori hakama, dan Ayako, mengenakan furisode —— di mana mereka berdiskusi dengan keduanya sambil berjalan-jalan meskipun cukup banyak kursi berkaki empat yang terletak di anteroom, persiapan akhirnya sudah selesai.

“Tatsuya-niisan, Miyuki-san, Selamat Tahun Baru.”


“Tatsuya-san, Miyuki-oneesama, Selamat Tahun Baru.”

Kedua orang itu sopan dalam salam Tahun Baru mereka, Tatsuya dan Miyuki juga membalas.

“Fumiya, Ayako-chan, Selamat Tahun Baru. Tidak, aku tidak bisa memanggilmu Ayako-chan lagi kan?”

“Tatsuya-san, tolong jangan menggodaku pada Hari Tahun Baru. Tapi aitdak masalah. Aku membuat izin khusus bagi Tatsusya-san untuk memanggilku 'Ayako-chan'. "

“Fufufu. Fumiya-kun, Ayako-san, Selamat Tahun Baru. ”

"Uwaa."

Orang yang mengangkat suara mereka adalah Fumiya.

“Miyuki-san, bagaimana aku harus mengatakan ini… Kamu terlihat, sangat cantik.”

"Aku menyerah, aku tidak bisa menandinginya "

Fumiya heran bahwa Ayako tidak menunjukkan tanda-tanda persaingan di wajahnya, dia bertanya-tanya apakah dia telah meyakinkan dirinya sendiri untuk memperlakukan Miyuki secara berbeda hari ini karena dia adalah protagonisnya.

“Ngomong-ngomong, Miyuki-oneesama, itu furisode yang indah. Seolah-olah aku sedang melihat pengantin wanita di pesta pernikahan."

Miyuki tidak dapat menjawab dengan apa pun kecuali senyum pahit, karena dia sendiri juga berpikiran sama dengan Ayako, bahwa gaunnya cocok untuk gaun pengantin.

"Aku juga berpikir ini berlebihan, tapi ... aku yakin bahwa aku perlu memakai ini hari ini."

"Oh begitu."

Agak sulit untuk menilai apakah ekspresi kaget oleh Ayako itu berarti dia benar-benar terkejut atau dia benar-benar cemburu. “Nyonya Shirakawa pasti berpikir bahwa pantas bagi kami untuk mengenakan pakaian paling formal karena akan ada pengangkatan Kepala Keluarga berikutnya.”

Orang yang berkomentar seperti itu, adalah Yuuka, yang berdiri di furisode nya.

“Yuuka-san, Selamat Tahun Baru. Terima kasih banyak untuk kemarin.”

“Selamat Tahun Baru, Tatsuya-san. Kalua begiu, sama-sama. Tolong jangan jangan terlalu mimikirkan hal kemarin."

Yuuka mengatakannya dengan ramah sambil mendekati tempat empat orang lainnya yang berdiri.

Mereka bertukar salam Tahun Baru, dan duduk sendiri setelah sapaan Yuuka.

Meski hanya dengan banyaknya orang yang berkumpul, lobinya tampak sedikit sempit.

Kemudian, saat ruangan terasa semakin sempit, orang-orang yang belum hadir menjadi semakin terlihat —tidak perlu begitu— terlihat.

“Shibata-san, aku ingin tahu apakah dia tidak akan datang.”

Orang yang berani mengajukan pertanyaan, mungkin karena dia yang termuda, adalah Fumiya.

“Melihat waktu sekarang, dia seharusnya sudah tiba. Mungkin dia akan datang bersama orang tuanya. "

Tatsuya menjawab Fumiya dengan dugaannya.

Jamnya tergantung di dinding untuk mengingatkan mereka bahwa mereka akan segera dipanggil.

Seolah-olah untuk mendukung kata-kata Tatsuya, seorang pelayan rmah utama dengan furisode sederhana datang untuk memanggil mereka.

"Permisi. Aku akan menjadi orang yang membimbingmu, aku Sakurai Minami. ” Pemandunya adalah Minami. Alasan dia memakai furisode itu mungkin untuk membedakan dirinya dalam perannya sebagai pemandu mereka.

“Aku mungkin memiliki banyak kekurangan, tapi aku akan melayanimu dengan kemampuan terbaikku.”

Seperti yang dikatakan Minami, dia melakukan yang terbaik. Ada kalanya dia bertanya pada dirinya sendiri apakah yang lain hanya salah mengira dia menjadi pemandu di Pertemuan Tahun Baru atau apakah dia salah menafsirkan budaya tradisional dengan sedikit anakronisme, jadi itu mungkin memalukan baginya.

“Pertama, Fumiya-sama dan Ayako-sama, tolong biarkan saya membimbing Anda.”

Fumiya dan Ayako berdiri dan mengucapkan selamat tinggal pada Tatsuya, Miyuki dan Yuuka dalam urutan seperti itu.

Keduanya mengikuti Minami dengan tenang saat mereka menyesuaikan langkah mereka keluar dari lobi.

“Ngomong-ngomong, Tatsuya-san, apa kamu tahu tentang cara masuk untuk Pertemuan Tahun Baru?”

Yuuka menanyakan pertanyaan ini pada jam selarut ini, tapi Tatsuya dengan jujur ​​menjawabnya.

“Kudengar kita akan dipanggil oleh seseorang dan kemudian dipandu untuk masuk.”

Setelah mendengar jawaban Tatsuya, wajah Yuuka tampak penuh kasihan padanya.

“Mungkin, Miyuki-san juga tidak tahu?”

“Ya, itu Cuma itu yang aku dengar.”

"Kalau begitu ... Tolong terima nasihat dariku."

Tatsuya dan Miyuki keduanya menoleh ke Yuuka dengan tatapan bingung.

Yuuka mengatakannya dengan suasana serius.

“Saat masuk, Kamu jangan sesekali tertawa. Setelah kamu bisa menahannya, segera duduk sambil membungkuk. ” Hanya dalam waktu singkat sebelum Yuuka dibawa ke kamar.

"Tatsuya-sama, Miyuki-sama, tolong ikuti saya."

Minami kembali ke lobi untuk memanggil Tatsuya dan Miyuki.

“Minami-chan, kamu baik-baik saja? Kamu terlihat sedikit lelah. ” Seperti yang dikatakan Miyuki, Minami terlihat sedikit lelah.

“Ya, saya baik-baik saja. Maaf atas ketidaksopanan saya, tetapi maukah Anda jika kita berjalan sedikit lebih cepat. ”

Tapi, dia mungkin akan beristirahat setelah dia menyelesaikan tugas ini.

Tatsuya berpikir bahwa akan lebih baik untuk mengikuti petunjuknya untuk mengakhiri tugas Minami secepat mungkin, Miyuki memilih untuk mengikuti jejaknya setelah diminta oleh Minami.

“Calon kepala keluarga berikutnya, Shiba Miyuki-sama, diikuti oleh kakak laki-lakinya, Shiba Tatsuya-sama.”

Tatsuya merasakan lututnya patah saat Minami membuat proklamasinya.

Ketika dia melihat ke samping, Miyuki juga menenangkan lututnya. Tanpa ragu, itu akan menjadi tampilan yang memalukan jika Yuuka tidak menasihati mereka.

Para pelayan datang untuk berlutut rendah di depan keduanya secara bersamaan, sementara itu baik Tatsuya dan Miyuki merasa semakin sulit untuk tetap tenang. Bahkan kemudian, Tatsuya dan Miyuki berlutut dengan cara yang mulia, dengan Tatsuya berperilaku dengan kemegahan besar dalam situasi tersebut, dan Miyuki dengan kesucian dan kehalusan, sambil membungkuk.

(Apakah ini ujian, bagaimana kita bisa menangani formalitas sebanyak ini?) Tatsuya membungkuk sambil memikirkan masalah ini.

Berlutut di depan keduanya, Minami berbisik kepada mereka 'silakan duduk'. Setelah mendengar sinyal itu, Tatsuya dan Miyuki mengangkat wajah mereka. Majelis menjadi sedikit terkejut, dan itu tidak lain karena keindahan Miyuki.

Dipandu oleh Minami, Tatsuya dan Miyuki pergi ke tempat duduk mereka.

Terjadi keributan untuk kedua kalinya.

Tatsuya dan Miyuki dibawa ke tempat duduk di sebelah Maya.

"Semuanya, sekali lagi, Selamat Tahun Baru untuk kalian semua."

Saat mendeklarasikan proklamasinya, Maya yang mengenakan tomesode hitam yang megah dihiasi dengan benang emas, terlepas dari kenyataan bahwa dia belum menikah; Keributan itu berakhir dengan tiba-tiba saat seluruh jemaat berkata, "Selamat Tahun Baru" dengan paduan suara yang sempurna. Tatsuya dan Miyuki juga mengantisipasi itu, jadi mereka menyiapkan suara mereka tanpa penundaan.

Maya melihat sekeliling.

“Hari ini, di atas tahun baru yang penuh keberuntungan, saya memiliki kabar baik lainnya untuk disampaikan kepada semua orang. Masalah ini adalah sesuatu yang membuat hati saya sangat senang. ”

Dengan perkenalan itu, Maya pertama kali mengalihkan pandangannya ke Katsushige. Di samping Katsushige, yang mengenakan haori hakama seperti Tatsuya dan yang lainnya, dengan tidak nyaman duduk Kotona yang mengenakan furisode seperti Miyuki dan yang lainnya.

“Katsushige-san, putra tertua dari Keluarga Shibata, dan Kotona Tsutsumi baru saja bertunangan. "

Sorak sorai meraung. Tatsuya mencoba memilih beberapa bisikan dari kerumunan. Ada lebih banyak orang yang mengatakan "seperti yang sudah didiga" atau "akhirnya" daripada orang yang mengatakan "benar-benar".

“Mulai saat ini, mungkin bukan hanya saat-saat bahagia, akan ada banyak hal yang akan Anda perjuangkan, tapi mohon doakan pasangan muda ini mendapatkan berkah yang melimpah di kedepanya.”

Tepuk tangan meriah dari semu yang berkumpul. Namun, Tatsuya tidak dapat mengabaikan bagaimana sebelumnya ada banyak orang yang mengangguk setuju ketika Maya mengatakan 'banyak hal yang akan kamu perjuangkan'.

“Selanjutnya, saya akan mengumumkan apa yang paling dikhawatirkan semua orang.”

Semua orang terdiam seolah seseorang seseorang menyiram air ke arah mereka.

"Fufufu, itu seperti yang kalian pikirkan." Maya tersenyum seolah kesal.

Meski begitu, tidak ada bisikan atau suara dari majelis.

Mungkin, dia puas dengan reaksi ini, atau mungkin tidak puas.

Menjaga senyum rahasianya, Maya menunjukkan nama kepala keluarga berikutnya.

“Saya ingin mempercayakan posisi kepala keluarga berikutnya kepada Shiba Miyuki.”

Ada tepuk tangan meriah di tengah tepuk tangan meriah. Itu sangat keras di antara para pelayan Rumah Utama.

“Mari kita tinggalkan proses memberi selamat untuk lain waktu. Ini baru Pertemuan Tahun baru dan  bukanlah tempat untuk melakukan masalah formal seperti itu. "

Tawa setuju muncul. Tatsuya menatap kerumunan, dia melihat wajah tersipu pada pria dari yang berkumpul disini. Tatsuya menyadari dengan sedikit keheranan bahwa orang-orang di sini sedang minum.

“Dan kemudian, berita terakhir. Miyuki, yang mana merupkan kepala keluarga kita berikutnya, menyambut anakku, Shiba Tatsuya sebagai tunangannya.”

Bukannya tepuk tangan, datanglah keributan besar. Itu sama sekali bukan berbisik, itu adalah percakapan.

"Maafkan saya, Toushu-sama, tetapi apakah Anda mengizinkan saya untuk mengajukan pertanyaan?"

Suara itu datang dari sekitar Yuuka. Wanita yang mengenakan irotomesode yang nyaman adalah ibu Yuuka, Kepala Keluarga Tsukuba, Tsukuba Touka.

“Tsukuba-dono, ada apa?”

Maya bertanya padanya dengan senyum bertanya yang tenang.

Touka bertanya padanya dengan ekspresi kaku tanpa ketenangan.

“Anda baru saja mengatakan 'anak saya', tetapi apakah saya salah dengar? Sejauh yang saya ingat, Tatsuya-san adalah anak dari Miya-sama, Onee-sama Toushu-sama. "

"Aku mengerti, Ini adalah kesempatan yang bagus, jadi saya pikir saya akan memperkenalkan dia sebagai putra saya juga. Shiba Tatsuya di sini, lahir dari sel telurku sebelum 'Insiden' itu, saat ini aku bertindak sebagai ibu angkatnya menggantikan adik perempuanku, Miya. Saya sudah meminta izin sebelumnya, oleh karena itu, saya akan memperkenalkan dia sebagai anak saya mulai sekarang dan seterusnya."

Keributan berubah menjadi diam. Namun, itu hanya sesaat.

"Toushu-sama."

“Ya, Mitsugu-san. Apa itu?"

Di tempat ini, dia harus memanggil Kepala Keluarga Rumah Cabang, sebagai 'Kuroba-dono', tapi Maya berani memanggilnya "Mitsugu-san" seperti dulu. Maya tahu betul bahwa hal itu menekan Mitsugu.

“Tentang ‘Sambutan' yang barusan kau katakan…”

"Oh itu benar. Itu adalah ekspresi yang akan menarik beberapa kesalahpahaman. "

Berbeda dengan ekspresi kaku Mitsugu, Maya menunjukkan senyum yang hampir mengejek, ringan, dan menipu.

“Tatsuya hanyalah siswa tahun kedua di Sekolah Menengah Pertama, jadi dia akan terus tinggal dengan Keluarga Shiba seperti sebelumnya. Walau ia bertunangan, saya pikir itu tidak akan menjadi nasalah moral bagi laki-laki dan perempuan sekolah menengah untuk tinggal bersama, dan saya yakin Miyuki-san dan Tatsuya-san tidak akan melakukan hal-hal aneh yang melangar moral.”

"Namun…"

Saat dia baru saja akan merinci tentangannya, Mitsugu menutup mulutnya. Dia memperhatikan Fumiya yang duduk di sampingnya yang telah berulang kali bertanya pada Ayako, 'Nee-san, kamu baik-baik saja'.

“Ara, Ayako-san, apa kamu baik-baik saja? Apakah kamu merasa tidak nyaman.” Maya berbicara lebih awal dari Mitsugu.

Mitsugu terpana karena merasa bersalah terhadap putrinya.

"Ya. saya baik-baik saja."

Terlepas dari jawaban tegasnya, Ayako tidak terlihat seperti itu di mata penonton.

“Bisakah seseorang membawa Ayako-san ke ruangan lain untuk beristirahat?"

Orang yang menanggapi keributan Maya adalah Fumiya dan Minami.

“Aku akan memandu jalan.”

“Tolong biarkan aku menemaninya.”

Minami membungkuk di pintu masuk aula, sementara Fumiya memeluk bahu Ayako sambil memohon pada Maya.

"Ya silahkan."

Maya memberi perintah pada Minami.

“Fumiya-san, kamu mungkin dikeluarkan.”

Kemudian, dia menoleh ke Fumiya sambil mengatakan itu.

 

◊ ◊ ◊

 

“Nee-san, aku masuk.”

Fumiya mengetuk pintu kamar tempat Ayako terbaring di tempat tidur, melepas Furisode-nya dan mengganti pakaian yang lebih nyaman.

Minami, yang telah memperhatikannya, membuka pintu dari dalam.

“Fumiya.”

“Nee-san, kamu tidak perlu bangun! Silakan tidur! ”

Bergegas ke Ayako yang bingung, Fumiya menidurkannya saat dia mencoba bangkit dari tempat tidur.

“Kamu melebih-lebihkan. Bukannya aku sakit. "

Ayako menjawab dengan suara lelah. Namun, dia berbohong di tempat tidurnya dengan tenang bahkan saat dia mengatakan itu.

Tidak sakit, Fumiya mengalihkan wajahnya pada kata-kata itu. Namun, dia segera mengalihkan pandangannya ke Ayako yang berbaring di tempat tidur dengan tenang.

“Nee-san, umm… kamu baik-baik saja?”

“Apa… Fumiya, kamu mengerti kan?” Ayako tersenyum di wajah yang hampir menangis.

“Aku bertanya-tanya apakah itu karena fakta bahwa kita adalah saudara kembar. Di saat seperti ini, aku tidak bisa menyembunyikan apa pun darimu. "

Fumiya menunjukkan ekspresi yang mirip dengan Ayako.

Kalaupun mereka kembar, mereka berasal dari zigot yang berbeda, karena mereka memiliki jenis kelamin yang berbeda, bahkan ciri-ciri mereka juga berbeda. Ayako yang sangat feminin dan Fumiya yang androgini. Meskipun Fumiya mengenakan pakaian, riasan, dan gaya rambut yang sama dengan Ayako, mereka tidak akan disalahartikan sebagai satu sama lain. Namun, mereka menahan senyum mereka yang berkaca-kaca dan sekarang membuat ekspresi wajah yang sama.

“Itu tidak bisa diharapkan, karena kita melawan Miyuki-san. Bagaimanapun, Miyukisan adalah orang yang paling dekat dengan Tatsuya-niisan "

Fumiya menyiratkan bahwa tidak ada yang bisa mereka lakukan selain menyerah pada Tatsuya. Ayako tidak menanggapi kata-kata yang menyiratkan bahwa dia menyukai Tatsuya.

"Aku tidak pernah berpikir bahwa Toushu-sama bersekutu dengan Miyuki-san sebanyak ini."

“Itu salah, Fumiya.”

Fumiya berpikir bahwa Maya mengumumkan aksinya, mengatakan bahwa Tatsuya adalah putranya, demi Miyuki. Namun, Ayako langsung membantahnya sebagai 'salah'.

“Ini, demi Tatsuya-san.”

“Nee-san?”

“Ini bukan untuk Miyuki-oneesama. Toushu-sama menggunakan Miyukioneesama untuk memastikan kebebasan dan tempat  bagiTatsuya-san. "

"Aku penasaran…"

Fumiya dengan malu-malu menerima kekuatan baru dari kata-kata Ayako. Dia mungkin telah menciptakan skenario, dimana Miyuki tidak dipilih sebagai pasangan Tatsuya.

Kata-kata Ayako sepertinya telah mendarat di tempat yang tepat, kesempatan Fumiya untuk mengetahuinya, akhirnya menghilang.

◊ ◊ ◊

Karena Ayako keluar dari ruangan, pernyataan tak terduga bahwa Tatsuya adalah putra Maya seperti 'apakah itu benar', 'jika memang demikian, mengapa dia menyembunyikannya sampai sekarang', yang merupakan pengejaran logis, dibiarkan tak terucapkan dan tidak terjawab.

Karena tidak dijawab, itu juga menandakan bahwa posisi Tatsuya sebagai putra Maya dan tunangan Miyuki juga ditetapkan.

Meski begitu, itu tidak berarti bahwa mereka dapat mengubah sikap mereka secara instan dari melihatnya sebagai 'bajingan' dari Yotsuba menjadi 'Putra dari Kepala Keluarga saat ini' dan 'tunangan Kepala Keluarga berikutnya'. Bahkan jika mereka mencoba sebanyak yang mereka bisa di permukaan, sikap meremehkan mereka mengalir keluar di Tatsuya dalam kata-kata dan tindakan.

Namun, Tatsuya tidak berniat menyalahkan mereka untuk itu. Karena mereka berada di jamuan makan sekarang, dan yang lebih penting, dia tahu cukup baik saat itu bahwa ini adalah lelucon. Itulah mengapa dia lebih suka menunjukkan belas kasih kepada anggota keluarga cabang dan pelayan yang tidak dapat mengubah sikap mereka secara instan.

Namun, ada satu pelayan yang menunjukkan sikap berbeda.

"Tatsuya-sama, Miyuki-sama, kali ini selamat."

Hayama, dengan jaket paginya, membungkuk dalam sujud di depan Maya, di depan keduanya.

"Terima kasih."

Miyuki hanya membalas dengan 'terima kasih' yang anggun, tapi Tatsuya membalasnya dengan 'terima kasih, tapi tolong angkat kepalamu' karena dia merasa buruk dari sikap yang berlebihan ini.

"Saya tidak akrab dengan cara kerja dan tradisi dalam Keluarga Utama. Saya akan membutuhkan banyak bimbingan dari Hayama-san di masa depan. ”

Pada akhirnya, itu hanya permainan, tapi Tatsuya mencoba mengikuti dengan jawaban verbal yang mengagumkan.

“Saya merasa terhormat. Silakan tanyakan tentang hal-hal yang Anda ketahui dari orang tua ini. "

Namun, Hayama tampak enggan mengakhiri permainan.

“Ngomong-ngomong, Tatsuya-sama, apa kamu ingat?”

Karena mereka tidak mengadakan pertemuan terkait naskah, dia sama sekali tidak tahu topiknya.

Namun, Tatsuya tidak harus berjuang untuk menggali ingatannya.

“Saya diberitahu bahwa Anda berjanji untuk menunjukkan kepada kami Sihir baru Anda di Pertemuan Tahun ini. "

Saat Hayama segera memberitahunya jawabannya.

“Sihir baru? Tatsuya, apakah kamu sudah menyelesaikannya? ”

Maya yang tidak menghiraukan drama itu dan melanjutkan makannya bertanya padanya. Ini bukan akting, tapi keingintahuan yang tulus, dan sudah pasti dia akan melakukannya.

"Iya."

Tatsuya berhasil menutupi sikap enggan dalam situasi genting. Karena dia dalam situasi itu, dia tidak bisa menyalahkan karyawannya.

"Betulkah? Kalau begitu, tolong biarkan aku melihatnya! "

Maya sangat gembira, seperti seorang gadis kecil, melupakan martabatnya sebagai Kepala Keluarga.

Tatsuya hendak memprotes ketika dia mengisyaratkan Hayama untuk sesuatu.

Namun, Hayama tersenyum seolah-olah sedang memperhatikan cucunya, Maya, yang sudah mundur dan bertingkah seperti anak kecil.

“Onii-sam… Tatsuya-san, aku juga ingin melihat. ”

Untuk beberapa alasan, Miyuki memutuskan untuk membonceng dalam keributan ini.

Itu adalah koalisi yang sempurna.

"Baiklah. Karena kita semua ada di sini, mengapa kita tidak meninggalkan kursi kita sebentar. ”

Tatsuya tidak lagi memiliki pilihan untuk menolak permintaan mereka.

Tatsuya, masih mengenakan Haori Hakama, mengarahkan CAD-nya ke halaman di luar tempat aula.

Di seberangnya, babi hutan yang terbungkus sangkar ditempatkan.

Tatsuya memulai penjelasannya dengan suara keras ke arah penonton di tempat tersebut.

“Sihir baru ini adalah, 'Baryon Lance', sihir yang mematikan terhadap target biologis. Karena itu, demonstrasi akan sedikit berdarah-darah. Jika ada yang tidak tertarik pada pembunuhan yang tidak perlu, saya sarankan untuk pindah ke ruangan terpisah untuk bersantai sejenak. "

Ada beberapa orang yang menahan wajah mereka, namun tidak ada satupun yang beranjak dari tempat duduknya. Seluruh penonton di tempat ini, bagaimanapun juga, adalah orang-orang yang berhubungan dengan Yotsuba.

“Kalau begitu, saya akan mulai.”

Tatsuya mengeluarkan Silver Horn custom, 'Trident', yang telah dimodifikasi untuk sihir ini dari kasingnya, sambil bertanya-tanya mengapa dia perlu menunjukkannya seperti pertunjukan remaja aneh.

Pistol yang biasanya digunakan gaya ganda, namun sihir ini hanya membutuhkan sisi kanan Trident, dan lebih jauh ke ujungnya, ada pedang yang terpasang. Itu cukup panjang, seperti bayonet, yang membuat penampilan Trident secara keseluruhan agak tidak seimbang.

Tatsuya memutar ujung bayonet ke babi hutan di dalam kandang.

Dia menarik pelatuknya seperti biasa.

Proses sihir dimulai sekaligus, berjalan dalam sekejap.

[Material-Baryon Decomposition]

 

——Nucleus dari ujung pedang terdekomoposisi. Untuk menguraikan inti atom, atom molekul diuraikan menjadi elektron dan inti atom, kemudian proton dan neutron dalam inti dipisahkan sebagai baryon.

 

[FAE Process Execution-Particle Convergence]

 

——Pengikatan kelompok partikel hukum fisik dikurangi sebagai FAE Teori, berdesakan hingga berbentuk cakram tipis, menyebar sesuai dengan Hukum Alam. Elektron Lepton dikeluarkan dari target degradasi yang ditentukan dan menjebak proton.

 

[FAE Process Execution-Injection]

 

——Baryon yang dipadatkan menjadi bentuk piringan tipis, mereka menembak ke arah target. Sesuai dengan teori FAE, massa baryon bergerak dengan kecepatan 10.000 km/s yang melebihi batas gaya sihir.

 

[Material-Regrowth]

 

——Semua proses dibalik.

 

“Eh?”

"Apa?"

"Apa yang telah terjadi?"

Suara seperti itu mengembang dari tengah-tengah penonton, babi hutan itu langsung berjatuhan sambil bergemuruh di tanah.

Tentu saja Tatsuya, tidak bermaksud untuk memberikan penjelasan sedetail itu kepada penonton.

Dia membungkuk kepada hadirin dari Keluarga Utama, Keluarga Cabang dan para Pelayan, dia berusaha mengembalikan CAD dan bayonetnya (sebenarnya, ini juga semacam CAD) ke kasing.

"Tunggu sebentar."

Sayangnya, ada suara yang menahannya untuk tidak melakukannya.

"Apa itu?"

Orang yang menahan Tatsuya adalah Katsushige.

Katsushige turun ke halaman, mengenakan bakiak kayu. Dia mendekati kandang babi hutan, sambil dengan hati-hati menatap mayat itu.

“Tadi, itu adalah neutron dengan kepadatan tinggi, kan. Jaringan tubuh mendidih. Namun, untuk beberapa alasan, sel-sel tubuh tidak diaktifkan, bagaimana fenomena seperti itu bisa terjadi? ”

"Bagaimana, adalah rahasianya."

Tidak mungkin Katsushige tidak tahu bagaimana melakukan itu, tapi dia melakukan perlawanan untuk berjaga-jaga.

"Tentu saja."

Benar saja, Katsushige kesal, mempertajam suaranya.

“Lalu, saya akan menjelaskan fenomena apa yang baru saja terjadi, dengan  sekilas. "

Tatsuya tanpa perlawanan, menunjukkan Tridentnya  kepada Katsushige dengan bayonet attachment nya.

"Ini adalah jenis perangkat bersenjata yang menggabungkan CAD dan tumpukan baja karbon dalam satu aktivasi."

Seperti yang dia katakan, bentuk lampiran tidak seperti 'pedang', melainkan seperti 'tumpukan'.

“Dengan menguraikan sebagian dari pasak ini ke tingkat baryonic, saya bisa menembak baryon yang telah diringkas menjadi bentuk piringan tipis” Dasar dari proses ini terinspirasi oleh senjata Angelina Sirius, Brionac, yang menggunakan Teori FAE —— tentu saja , Tatsuya tidak berniat mengungkapkan lebih banyak lagi setelah tipu muslihat yang dilakukannya

“Bagian ujung sepertinya telah kehilangan bentuknya sebelumnya, jadi itu bukan ilusi yang kulihat.”

Katsushige segera menunjukkan ekspresi yakin, sementara dia mulai bertanya pada dirinya sendiri.

“Perangkat bersenjata itu direduksi menjadi proton dan neutron? Elektron… ah, begitu. Proton terikat dengan elektron. Jadi, alih-alih berkas partikel bermuatan, itu menjadi berkas neutron. Lalu, kok bagian ujungnya tetap besar? ”

Tatsuya memelintir lehernya pada Katsushige sambil bertanya-tanya di dalam hatinya mengapa dia begitu gigih mempertanyakan sejauh ini.

"Aku menyelesaikan proses dengan 'Regrowth'."

“Cih! Aku mengerti, Aku mengerti"

“Begitu, jadi itu masalahnya!”

Tumpang tindih dengan suara Katsushige dari halaman adalah suara Maya yang merasa puas.

“Itulah mengapa kamu menamakannya 'Baryon Lance'. Bukan 'Canon' atau 'Launcher', bahkan tidak 'gun', tetapi 'lance', karena kamu memasukkan ‘Regrowth’ dalam tahap akhir sihir ini,kan? ”

Dari sudut pandang Tatuya, itu adalah masalah kepastian bahwa dia bisa menebak itu karena dia telah mengekspos banyak trik sejauh ini, tapi Tatsuya membungkuk dengan kagum kepada Maya karena dia memberikan jawaban yang benar.

“Tidak ada radiasi yang tersisa dari substansi, karena semua neutron yang diinjeksi yang dipancarkan dipulihkan dengan 'Regrowth', kan? Satu-satunya jejak serangan itu adalah kelembapan dalam material, karena bahan itu dipanaskan hingga suhu tinggi. Tatsuya, itu luar biasa! ”

Tatsuya menundukkan kepalanya sekali lagi.

Kepada Tatsuya yang membungkukkan tubuh bagian atasnya, Katsushige berbisik kepadanya dengan suara yang tidak dapat didengar oleh orang lain.

“Karena kamu bisa menggunakan sihir seperti itu, apakah kamu berpikir bisa mengejek kami sekarang?”

Alasan sikap gigihnya beberapa saat yang lalu, adalah ini.

Namun, pertanyaan ini sama sekali tidak relevan.

Tatsuya menunjukkan tanpa ampun.

"'Baryon Lance' adalah sihir yang saya ciptakan untuk melawan musuh yang tidak dapat dilawan dengan 'Dekomposisi'. Aku tidak perlu menggunakannya pada lawan yang dapat saya 'Dekomposisi'."

Katsushige terdiam dan tersipu. Dia memahami sepenuhnya pesan tersembunyi dari, 'lebih cepat menggunakan dekomposisi, karena aku bisa'.

Katsushige mengarahkan tatapan tajam ke Tatsuya. Namun, dia tidak cukup tertipu untuk mengamuk di sini, baik untuk dirinya sendiri atau Keluarga Shibata, atau bahkan Kotona yang duduk di sini juga. Katsushige menghela nafas, ketika mencoba untuk menahan amarahnya di dalam, dia terkesan dengan sihir baru ini, dia kembali ke kursinya.

◊ ◊ ◊

Penyingkapan sihir barunya berakhir dengan aman seperti ini. Masalah tentang 'Penghalang Neutron' yang dikhawatirkan Tatsuya, jika ada orang yang keberatan tentang keterikatan ini, dengan sopan tidak pernah ditanyakan.

Dia bertanya-tanya apakah itu sumbat karena mereka ada di jamuan makan malam perayaan. Jika 'Penghalang Neutron' terungkap, dia harus mengungkapkan tahap rahasia lainnya, bahkan Tatsuya terkadang merasa lega dalam situasi seperti itu. Pertemuan Tahun Baru sendiri berakhir tanpa ada insiden lagi. Tatsuya dengan cara santai yang tak terlihat, telah menulis ulang identitasnya sebagai putra Yotsuba Maya, Kepala Keluarga Yotsuba saat ini, dan tunangan Miyuki.

Kemudian, keesokan harinya, 2 Januari 2097 A.D. Para penyihir yang kuat yang berafiliasi dengan Sepuluh Master Clan, 18 Asisten Rumah dan Ratusan Keluarga menerima pemberitahuan dari Keluarga Yotsuba.

 

Shiba Miyuki ditunjuk sebagai Kepala Keluarga berikutnya dari Keluarga Yotsuba.

Shiba Tatsuya adalah putra Yotsuba Maya. Namun, namanya akan tetap sebagai Shiba Tatsuya.

Shiba Miyuki dan Shiba Tatsuya bertunangan.

 

Banyak penyihir hebat mengirimkan pesan ucapan selamat yang ditujukan ke kotak kantor pos Yotsuba di Asosiasi Sihir.

Namun, tidak semuanya mengirimkan pesan ucapan selamat.

Itu diajukan untuk pertama kalinya, 3 Januari 2097 A.D.

Keberatan atas keterlibatan Shiba Tatsuya dan Shiba Miyuki ke Markas Asosiasi Sihir Jepang.

Keberatan itu diajukan oleh Ichijou Gouki, kepala Keluarga Ichijou saat ini.

(Berlanjutke 'Arc Konferensi Sepuluh Klan Master')

------------------------
Sebelumnya -- Main Menu -- Volume 17
------------------------
All Volume
Jangan lupa untuk berkomentar :3
Follow juga Instagram dan Fp facebook kita.
Show comments
Hide comments

0 Response to "Mahouka Koukou no Rettousei Volume 16 Chapter 7 Bahasa Indonesia"

Post a Comment

berkomentar dengan sopan :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel