Mahouka Koukou no Rettousei Volume 25 Cahpter 5 Bahasa Indonesia

Volume 25 Chapter 5


Pada hari Rabu, Kamis dan Jumat tidak ada gerakan khusus baik dalam negeri maupun luar negeri. Tampaknya ada jeda dalam konfrontasi antara Tatsuya dan Edward Clark. Tetapi pada saat yang sama, Raymond memulai sebuah konspirasi baru.

Sabtu, 15 Juni, kota pinggiran Amerika Serikat bagian utara, Dallas, Texas.


Laboratorium  Particle Accelerator Nasional terletak di sini, dilengkapi dengan akselerator partikel linier yang panjang 30 kilometer.

Dari pagi hari, akselerator ini sedang mempersiapkan percobaan rahasia.

Inti dari eksperimen ini adalah untuk menciptakan dan meng-evaporate lubang hitam mikro, berdasarkan teori Extra-Dimensional. Terakhir kali percobaan yang sama dilakukan pada bulan Desember 2095, tetapi tujuan pada saat itu adalah untuk mendapatkan petunjuk tentang sihir yang mengubah massa menjadi energi.

Tapi kali ini tujuannya bukan untuk mengamati energi yang dihasilkan oleh penguapan lubang hitam mikro tersebut. Bahkan keberhasilan penciptaan lubang hitam mikro tidak diperlukan.  Percobaan rahasia hari ini adalah untuk memancing keluar mata-mata yang diduga akan memasuki laboratorium.

Namun, bagi para ilmuwan, izin pengoprasian yang sudah lama ditunggu-tunggu untuk mengulang percobaan adalah kesempatan yang berharga. Mereka terbakar dengan antusiasme tinggi, karena mereka tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini.

Untuk berurusan dengan agen, baik Staf Intelijen maupun kontra-terorisme unit yang terlibat. Adalah unit penyihir STARS di bawah komando kantor staf umum.

Jika memang benar ada agen mata-mata, mereka akan sangat di butuhkan karena memiliki keterampilan sihir yang tinggi. Ini juga merupakan alasan mengapa STARS terlibat, unit lain tidak terlibat, karena strategi ini sendiri di usulkan oleh STARS.

"Jakub, adakah kegiatan yang tidak lazim?"

"Tidak ada yang mencurigakan komandan. Tidak ada seorang pun yang terlihat seperti agen rahasia saat ini. "

Komandan skuad ketiga STARS, Kapten Alexander Arcturus, hadir di ruang keamanan, tempat yang mana cocok untuk mengamati semua lokasi laboratorium. Dan rekannya kali ini adalah Letnan pertama Jacob Regulus dari skuad ketiga. 

Regulus berada di ruang kontrol akselerator, dan mengawasi lingkungan untuk mendeteksi agen yang menunjukkan aktivitas yang mencurigakan.

“Dipahami. Teruslah menonton. "

"Ya Pak."

"Komandan."

Ketika Arcturus selesai berbicara dengan Regulus, anggota kelas-Constellation berbicara kepadanya.
STARS dibagi menjadi beberapa kelas dalam urutan menurun: kelas magnitude pertama, kelas magnitude kedua, kelas constellations, kelas planet dan kelas satelit. Hierarki ini terpisah dari jajaran tentara, dan sering terjadi bahwa seorang perwira Junior dari kelas kelas constellations berada di bawah komando seorang perwira senior dari kelas planet.

"Apa itu?" Lanjut Arcturus.

"Apakah ada bukti bahwa Jepang terlibat dalam kasus ini  seperti kejadiam Letnan Fomalhaut? Saya tidak yakin bahwa agen Jepang masih bisa aktif sejak saat itu. "

Keraguan seperti itu meningkat karena dalam operasi ino tidak ada samasekali tanda dari agen yang muncul.

Para anggota kelas Constellation telah menjaga laboratorium akselerator partikel Nasional untuk beberapa waktu sampai sekarang. Mereka telah ada jauh hari sebelum percobaan yang sebenarnya dilakukan. Untuk lebih spesifik, mereka telah ada sejak minggu lalu. Dan ketika sudah hampir waktunya untuk memulai percobaan, mereka sama sekali belum melihat ada petunjuk dari musuh, tentu saja mereka akan menjadi skeptis tentang hal itu.

Tahun lalu, tentara Jepang menggunakan parasit mereka berhasil menciptakan senjata dalam bentuk humanoids otonom.

Untuk menghindari moral bawahan yang down, Arcturus memutuskan untuk mengungkapkan beberapa informasi kepada mereka dengan tingkat kerahasiaan yang relatif rendah.

seperti senjata autonomous yang menggunakan parasit?

Namun ada kesalahpahaman di balik alasannya. Awalnya, senjata autonomous ini, boneka Parasite ini menggunakan konsep teknik Shikigami yang dimodifikasi. [Sihir memanipulasi benda di mana mereka berperilaku seolah-olah mereka "sadar dan hidup".]

Tapi Shikigami dan Roh buatan hanya bisa menggerakkan tubuh fisik, dan tidak menunjukkan kemampuan magis. Selain itu, mereka tidak bisa merebut kontrol tubuh fisik yang dikontrol menggunakan otak elektronik. Untuk alasan ini, penggunaan aktual mereka tidak terwujud sampai mereka mendapat parasit.

Dengan kata lain, jika kamu ingin benar menggunakan parasit sebagai senjata, maka penggunaan boneka robot adalah pilihan yang tepat.

Selain itu semua "pembenaran" yang disediakan oleh Regulus bahwa ia telah ditransfer ke Arcturus dan komandan Base Walker, yang dilengkapi dengan "keadaan" yang terdistorsi dengan fakta dangkal. Mereka tegas percaya bahwa "agen Jepang pasti akan menyusup" dalam percobaan Micro Black Holes selanjutnya.

"Aku di sini... Permisi! "

Anggota kelas constellation ini juga tidak diragukan lagi dalam justifikasi yang menyimpang.

Sementara itu, tidak ada orang yang mencurigakan memasuki laboratorium. Tidak, untuk lebih tepat, mereka tidak "tidak terdeteksi" karena tidak dianggap "mencurigakan".

Dan itu cukup normal, Karena orang yang mencurigakan ini memiliki lencana yang dikeluarkan oleh Badan Riset Nasional.

Raymond Clark, yang menggunakan koneksi ayahnya,  berada disini bukan sebagai tamu belaka, tetapi sebagai pekerja sementara. Ia memandang takjub akselerator partikel dari atap gedung kantor laboratorium.

Raymond adalah orang yang mengemukakan keterlibatan agen Jepang untuk menjadikannya prasyarat pengulangan eksperimen ini. Tujuannya untuk menciptakan kekuatan militer untuk konfrontasi melawan Tatsuya, ia memutuskan untuk sekali lagi membuat parasit. Untuk ini ia memanfaatkan  Regulus yang termakan rasa akan balas dendam.

Regulus, sangat marah akan pengeksekusian temannya Fomalhaut yang di eksekusi kejam. Rasa marah inilah yang di manfaatkan Raymond untuk memuluskan rencananya.

Regulus dan Arcturus, sebagai penyihir, jauh lebih unggul darinya, tetapi mereka mengambil bagian dalam lelucon ini, dan dengan demikian dalam naskah yang ia tulis. Para penyihir termasuk dalam grup elit "STARS", yang tidak dapat ia jangkau, memainkan bagian komedi pada panggung yang ia ciptakan. Raymond datang untuk melihat acara ini dari barisan depan.

Namun, elemen serius ini tidak akan membuatnya tertawa. Raymond datang untuk memastikan itu keberhasilan leluconnya ini.

Dia tidak puas dengan siaran yang disediakan oleh Hliðskjálf, ia ingin melihat semuanya secara langsung. Untuk memuaskan keingintahuan dan perasaan bahwa ia telah mencapai sesuatu.

Semua staf laboratorium yang sebenarnya sedang sibuk bereksperimen, karena mereka pikir mereka tidak akan diberikan kesempatan lagi. Raymond hanya berdiri di atas atap, bersandar di atas pegangan tangan.
 

11:00. waktu yang direncanakan untuk eksperimen.

Dalam percobaan itu sendiri, STARS tidak secara langsung berpartisipasi. Regulus, mengawasi di ruang kontrol akselerator.

Dari awal, Regulus tidak akan mengganggu. Dia tidak tertarik, Apakah percobaan akan berakhir dengan keberhasilan atau kegagalan.

Pikirannya sibuk berpikir tentang siapa yang menggiring Fomalhaut ke dalam perangkap.

Dengan menangkap agen yang menyebabkan insiden parasit muncul. Ia akan dapat mudah mencari informasi organisasi mana yang ada dibalik ini semua dan dia dengan pikiran sempit akan menghancurkannya.

Sementara Regulus sedang mengawasi untuk melihat apakah ada seseorang yang mencurigakna mencoba menyusup, ilmuwan memberikan perintah untuk meluncurkan akselerator partikel.

Akselerator partikel linear mulai bekerja, menyerap sejumlah besar listrik.

Sebuah balok proton disuntikkan ke kedua ujung akselerator dan dipercepat sampai mereka bertabrakan satu sama lain.

Eksperimen berakhir dalam sekejap. Mereka bisa mengulangi prosedur sampai data yang diperlukan diterima.

Tidak, tidak ada masalah dengan akselerator. Hanya saja percobaan berjalan dengan sukses setelah percobaan pertama.

Segera setelah mendengar percobaan dimualai, Regulus, yang duduk di ruang kontrol akselerator, mendapat bidang visi penuh dengan kegelapan.

Untuk sesaat ia berpikir bahwa listrik padam. Tapi kecurigaan ini hanya berlangsung sesaat. Momen berikutnya Regulus merasakan rasa sakit yang kuat dan perasaan tertekan.

 "Sesuatu" menyerbu "dia". Sesuatu itu mencoba menembus kedalam tubuhnya. Tapi  itu bukanlah serangan fisik. rasa sakit ini sama sekali berbeda dari serangan gangguan mental yang pernah ia alami dalam pelatihan sebelumnya.

Dengan perasaan yang buruk karena “sesuatu” itu mulai merasukinya, Regulus dengan semua kekuatannya dan tekadnya mencoba untuk mengusirnya. Regulus tidak memiliki bakat untuk menggunkan sihir gangguan mental, dan dia tidak tahu bagaimana mengontrol tubuhnya ketika pikirannya sedang digunakan untuk memanipulasi anggota tubuhnya. Sebaliknya, ia mencoba untuk menggunakan jenis khusus dalam pengkontrolan pshion, yang menentang mental interferensi Magic, non-sistematis sihir, dan kemudian dengan sihir Release-type menembak sengatan listrik ke dirinya sendiri.

Namun, baik mantra terhadap mental-gangguan sihir atau non-sistematis sihir memiliki efek pada yang menyerangnya.

Invasi pada tubuhnya terus berlanjut.

"sesuatu" ini mencoba untuk bergabung dengan dia.

Mendadak, "intrusi" menjadi "asimilasi". Rasa sakit itu hilang.  Perasaan menindas melemah.

"... Apakah ini parasit!? ..."

Mendadak, ketakutan meletus di dalam dirinya. Regulus menjerit dengan semua kekuatannya. Namun itu seperti cahaya terakhir dari lilin yang mulai padam.

Seketika menjadi sepi. Ketakutan dan kemarahan tentang agen fiksi jatuh ke dasar kesadaran, dan pikirannya menjadi tenang.

"... Nama saya Jacob Regulus. "

"... Aku/kita disebut "parasit" oleh rakyat dunia ini."

Jadi Regulus menjadi "parasit".

Arcturus, di ruang keamanan, segera setelah percobaan, jelas merasa sesuatu mencoba untuk menembus pikirannya.

 "Roh...?"

Dia tidak merasa sakit dan penindasan seperti Regulus karena ia adalah pengguna magical spirits.

Arcturus adalah spesialis dalam Movement-Type Magic dan bisa juga sempurna memanggil Roh atau spirits  menggunakan sihir kuno. Sihir kuno ini menggunakan Roh di dalamnya sehingga ia bisa menggunakan kekuatan mereka. Mungkin orang modern memiliki kesan bahwa sihir seperti mengubahmu menjadi iblis karena menggunakan kekuatan mereka.

Arcturus telah lama terbiasa dengan perasaan seperti ini, ketika sesuatu hidup di dalam dirinya, menembus dia dari luar. Dia tidak bingung ketika "sesuatu" itu mencoba untuk menyerang kehendak-Nya. Karena ia memiliki sarana untuk menangani apa yang menyerang pikirannya.

Ada sedikit salah perhitungan dalam pemikiran Arcturus, bahwasanya parasit ini tidak memiliki "ego" sendiri.

“sesuatu” ini memiliki entitas rohani, namun tidak memiliki keinginan itu sendiri. Jadi dia tidak bisa membedakannya dari dirinya sendiri.

Tanpa niat, dia hanya berusaha untuk masuk ke dalam. SeBagaikan air yang merembes melalui kain kering.

Hati Arcturus menjadi diliputi ketakutan ketika ia menyadari bahwa mantra yang digunakannya tidak berpengaruh pada penyerbu. Dia mencoba untuk memanggil Roh dan mengusir "sesuatu" ini. Namun, roh tidak menjawab panggilan Arcturus. Tempat "di dalam" Arcturus kini sudah ditempati oleh penyerbu.

Sesuatu dari luar sekali lagi masuk ke dalam dirinya.

Dia dan "sesuatu" dari luar bergabung.

Mendadak, "intrusi" menjadi "asimilasi".

Arcturus merasa seolah-olah ia telah mengisi sesuatu. Itu adalah rasa kesejajaran sejati yang tidak dapat dicapai dengan hanya memanggil Roh.

"... Jadi ini adalah fusi sejati manusia dan Roh...

Ini adalah pemikiran terakhirnya sebagai Arcturus murni.

"... Nama saya Alexander Arcturus. "

"... Aku/kita disebut "parasit" oleh masyarakat dunia ini. "

Jadi Arcturus menjadi "parasit".
 
"Sakit, sakit, sakit."

Di atap gedung kantor laboratorium, Raymond mengerang kesakitan.

"Ini sangat menyakitkan."

Dia terus-menerus mengeluh tentang rasa sakitnya dengan keras.

Itu adalah rasa sakit yang akut, seolah-olah sesuatu dari luar menusuk pikirannya.

Bagi Raymond, yang tidak pernah dilatih untuk melawan Mental-Interference Magic, itu adalah rasa sakit yang tak tertahankan

Namun, ego yang kuat Raymond tegas menolak esensi dari luar yang mengganggu dalam pikirannya.

Nyeri yang berkelanjutan ini adalah hasil dari perlawanan intens. Dan dia tidak bisa menghentikannya karena dia bahkan tidak tahu bagaimana menghentikannya.

"Ini sangat menyakitkan..."

Rasa sakit yang tak henti-hentinya ini menghancurkan pikirannya.

Raymond beruntung bahwa ego telah memberikan perlawanan.

Perlawanan ego menurun, sehingga kecepatan invasi meningkat.

Raymond kehilangan kekuatannya dan dia tidak bisa lagi menggeliat dan berteriak kesakitan. Ia  hanya berbaring diam di lantai atap.

Raymond tampak seperti mayat.

Invasi itu berjalan cepat.

Asimilasi berjalan cepat.

 "Sesuatu" menembus Raymond dan karena ia berhenti menolak, keinginannya ditarik dari dalam.

"sesuatu" itu mengambil bentuk niat Raymond.

Tanpa kemampuan apapun, Raymond tidak bisa menjadi protagonis utama. Namun sebenarnya dia ingin menjadi karakter utama.

Raymond ingin memainkan peran aktif dalam sesuatu yang romantis, seperti kisah heroik.

Untuk menaklukkan ruang dengan sihir. Dia berpikir bahwa ini cukup romantis. Dan Shiba Tatsuya, yang menyangkal Saga Raymond, merupakan penghalang baginya.

Tidak mungkin baginya untuk memaksa Shiba Tatsuya menyerah. Baginya, bahkan kekuatan "Sirius", penyihir terkuat dari STARS, tidak menimbulkan ancaman. Jadi dia mencari kekuatan parasit.

Jika para penyihir dari STARS berasimilasi dengan parasit, mereka dapat memaksa Shiba Tatsuya untuk menyerah.

... Itulah yang Raymond pikir.

Untuk tujuan ini ia mempersiapkan "adegan" ini. Untuk mengalahkan Shiba Tatsuya dengan kekuatan parasit...

 "... Itulah Raymond/keinginan kami. "

"... Raymond/kami ingin mengalahkan Shiba Tatsuya. "

"... Nama saya Raymond Clark. "

"... Aku/kita disebut "parasit" oleh masyarakat dunia ini. "

"... Raymond/kami akan membuat Shiba Tatsuya menyerah. "

Keinginan dan tekad dalam diri Raymond ini menjadi sumpah.

 Parasit sekali lagi dipanggil ke dunia ini.

Tidak hanya tiga orang yang berasimilasi dengan parasit. Tim Orion yang terdiri dari tiga orang dan berpatroli di luar gedung  juga dirasuki oleh parasit.

Setelah menyelesaikan percobaan, 5 orang, selain Raymond, kembali ke basis STARS di New Mexico.

Raymond kembali ke rumahnya di Kalifornia dengan wajah riang.

◊ ◊ ◊

Minggu, 16 Juni.

Kudou Minoru kembali datang ke gudang tempat boneka parasit disimpan.

Waktu masih terlalu dini, jalanan gelap dan sepi. Tidak seorang pun di keluarganya tahu dia ada di sini. Ayahnya, saudara dan pelayan berpikir bahwa Minoru sedang tidur di kamarnya.

Tidak ada yang menghardik dia walaupun  ia pergi ke Tokyo untuk mengunjungi Minami dan bolos sekolah. Hanya kakeknya Kudou Retsu yang prihatin dan meminta Minoru tentang keadaan, tapi setelah mendengar penjelasannya, ia hanya bisa menjawab singkat, "dimengerti".

Kecuali kakeknya, dia tidak menarik bagi siapapun, baik ayahnya maupun saudara-saudaranya. Ini adalah apa yang Minoru pikir ketika ia melihat reaksi mereka.

Semua keputusan ada ditangan Minoru. Keluarganya berpikir bahwa ia bisa mati setiap saat, itulah mengapa iya dibebaskan untuk melakukan apapun.

Minoru bersyukur atas penghakiman yang keliru ini. Sekarang dia menyesali waktu yang dia habiskan untuk komunikasi yang tidak perlu dengan keluarga dan pelayanya.

Ia ingin menyembuhkan Minami. Garis pemikiran Minoru sungguh-sungguh kewalahan oleh gagasan ini.

Minoru tidak mengerti mengapa ia mencoba begitu keras. Tidak, mungkin dia tidaktahu, tapi dia mencoba untuk tidak menyadarinya. Mungkin itu semacam obsesi, seolah-olah ia termotivasi oleh perasaan sepele, seperti cinta pada pandangan pertama.

Tidak seperti terakhir kali, ia membuka pintu dengan sihir dan memasuki gudang. Sihir ini adalah hasil dari penggunaan praktis "Electron Golden Silkworm", yang ia temukan dalam pengetahuan Zhou Gongjin. Sihir ini digunakan oleh Chen Xiangshan untuk menyusup ke cabang Kanto dari Asosiasi sihir. Namun, versi sihir ini lebih maju dari yang digunakan Chen, jadi sihir yang satu ini tidak menyalakan alarm keamanan.

Udara kering dingin menyelimuti tubuh Minoru. Seperti terakhir kali, tidak ada suasana misteri.

"Setelah apa yang terjadi, tidak ada yang berjaga..." Minoru tanpa disadari mengatakan hal ini kepada dirinya sendiri.
Tidak ada jawaban atas ucapannya itu. Karena perkataan ini bukan fakta tetapi hanya kata yang digunakan untuk menguatkan tekadnya.

Minoru pergi ke "peti mati" yang terletak di kedalaman gudang.

Mayat seorang pria Timur disimpan dalam keadaan beku.

Itu adalah bagian dari kelompok parasit yang disegel oleh Tatsuya dan Mikihiko di hutan buatan SMA Pertama saat musim dingin tahun lalu. Itu bukan orang yang koma, itu benar-benar mayat. Untuk menjaga parasit tetap di dalam, berbagai simbol dan gambar diukir pada kulit mayat tersebut.

Mayat ini sumber parasit untuk boneka parasit.

Dengan melemahnya segel sehingga parasit bisa bebas sebagian, mereka berusaha untuk memastikan bahwa parasit yang terperangkap dalam mayat akan mengirim salinanya keluar dan membuat identitas baru.

Salinan ini dikunci dalam boneka atau mayat lain, dan mayat asli disegel lagi.

Dengan cara ini, mantan laboratorium kesembilan, sekarang dikenal sebagai Ninth Laboratory for the development of magic, memproduksi boneka parasit.

Bahkan sekarang  mereka memproduksi parasit beku. keluarga bawahan Kudou juga terus memperbarui ukiran ini mantra setiap 12 jam.

Waktu pembaruan pukul 6 Apagi dan sore. Waktu saat ini menunjukan pukul 4:00. Itu adalah saat ketika efektivitas mantra mulai melemah.

Minoru menekan saklar di dinding peti mati. Tutup peti mati secara otomatis terbuka.

Mayat itu mengenakan pakaian putih. Minoru sidikit lega. Karena dia tidak ingin melihat tubuh pria telanjang menjijikkan yang mati.

Minoru meletakkan telapak tangan kanan di dada mayat beku. Detak jantung, tentu saja, tidak dirasakan.

Melalui telapak tangannya, Minoru mengirim Psions ke mayat beku. Gelombang pushion bisa dirasakan setelah beberapa detik. Parasit yang tidak aktif di mayat terbangun.

Minoru menelan ludahnya. Dia mengepuk gigi dan bibirnya, dan ia mulai menahan napas.

Setelah mengatasi keraguan, Minoru menghapuskan mantra yang digunakan untuk mensegel mayat itu.

Saat berikutnya, "lendir" yang terbuat dari cahaya keluar dari tubuh.

Cahaya yang berkilau dan berlumpur membentuk makhluk tanpa bentuk yang tak berwujud. Dalam hal ukuran, lebih pantas  untuk menyebutnya "Slime" .

"Slime" mencoba untuk menyerang Minoru. Minoru tidak mencoba untuk menghindarinya. Sebaliknya, ia menarik tangannya keluar, seolah-olah menunjukkan bahwa ia mengundang parasit ini masuk ke dalam tubuhnya.

Pada sweater musim panas yang dikenakan oleh Minoru, simbol dan tokoh geometris muncul di tengah dadanya.

Sweter yang dijitakan dengan sifat magis ini dibuat oleh Minoru sendiri

Parasit terbang ke dalam sweater, seolah-olah tersedot masuk

Sebuah suara kesakitan meledak keluar dari mulut Minoru.

Karena perasaan yang diserang, Minoru membuat wajah suram dan ia duduk di lantai gudang.

Dia duduk, menyeberangi kakinya, melemparkan kaki kirinya pada paha kanannya. Yang disebut posisi Lotus.

Menjaga postur ini sambil merasakan rasa sakit, Minoru mengaktifkan cooling magic.

Dia menurunkan suhu tubuhnya untuk menciptakan keadaan seperti kematian.

Target dari sihir ini adalah dirinya sendiri.

Setelah membawa tubuhnya ke sebuah posisi dekat dengan kematian, Minoru diarahkan oleh kesadaran dalam dirinya sendiri.

Kondisi kematiannya sangat diperlukan untuk menekan potensi penolakan terhadap parasit. Terus tetap sadar, ia mencoba untuk tidak melewatkan inisiatif ini.

Pada saat yang sama seperti parasit menginvasi dan melanda pikirannya, Minoru sedang mencoba untuk mengambil alih perintah atas parasit.

Dia tidak akan memberikan parasit satu tetespun merengut keinginannya. Dia akan mendapatkan kekuatan parasit dengan hanya menggunakan kehendak-Nya

 "Aku tidak akan kalah dari mahluk yang bahkan tidak memiliki ego!"

Menjadi ekstra berhati-hati agar tidak menghancurkan parasit, ia menggunakan mantra memperbudak parasit di dalam dirinya.

 "Aku tidak akan kehilangan perasaan ini."

Minoru secara mental berteriak kepada dirinya sendiri, memerangi parasit.  "Jika saya bahkan tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri, bagaimana mungkin aku bisa meyelamatkannya!"

Dia memutuskan untuk menjadi "parasit" untuk mencegah Minami dari sekarat.

Dia ingin menyingkirkan tubuhnya yang lemah. Tapi Minoru tidak ingin melepaskan kemanusiaan untuk ini.

Dia tidak menyerah pada godaan. pengetahuan Zhou Gongjin telah memperingatkan dia tentang itu.

Dia ingin memastikan bahwa dia bisa menjaga pikirannya, egonya, dari menjadi "parasit".

Jika ia bisa memastikan bahwa pikiran manusia dapat mengalahkan parasit, meskipun telah memberikan tubuh manusia untuk parasit, ia akan dapat menggunakan metode ini untuk mengobati Minami.

Itu adalah semacam pengorbanan diri dimana dia menggunakan tubuhnya sendiri untuk sebuah eksperimen.

Atau

Itu adalah ritual untuk mendapatkan kekuatan setan, dengan mengorbankan tubuhnya.

Keputusan ini mungkin telah membantunya untuk menerima kenyataan bahwa dia telah mengucapkan selamat tinggal pada kehidupan lamanya.

Namun, Minoru berharap untuk menang. Tidak, ia akan membawanya ke sebuah keberhasilan mutlak.

Dia tidak bisa menemukan cara lain. Dan memang tidak ada jalan lain berdasarkan pengetahuan Zhou Gongjin. Kegagalan tidak dapat diterima.

Hasrat yang kuat ini adalah senjata terbesar Minoru.

Jika perlu untuk hanya membunuh bentuk spiritual ini, faktor penentu seperti sihir "Cocytus" milik Miyuki mampu menghancurkan fusi antara tubuh dan parasit.

Tetapi jika kamu ingin parasit untuk mematuhimu, metode ini tidak akan bekerja

Musuh tidak sama seperti Roh Zhou Gongjin, yang merupakan sisa dari nalar, yang telah kehilangan nyawa mereka.

Itu adalah makhluk hidup yang tidak memiliki bentuk materi, tetapi memiliki naluri untuk mencari mangsa dan untuk mereproduksi.

Dalam rangka untuk menjinakkan itu sebagai bagian dari dirimu, Kamu perlu untuk memperkuat hati.

Penentuan buta ini mengantar Minoru ke titik ini.

"... Taat padaku, jadilah bagian dari diriku! "

 Asimilasi dengan parasit berakhir bersamaan dengan teriakan mental Minoru.

"... Saya Kudou Minoru. "

"... Saya mendengar suara yang menjadi satu denganku. "

"... berbisik "menjadi satu denganmu". "

"... tidak. "

"... Aku adalah aku. "

"... Bukan "Kami". "

Bahkan setelah bergabung dengan parasit, Minoru tetap "Kudou Minoru".

Dia membatalkan sihir pendinginan sebelumnya diterapkan pada tubuh fisiknya.

Seketika langsung sembuh.

Kemampuan regenerasi ini adalah bonus dari menjadi "parasit".

Ia entah bagaimana menyadari bahwa sebuah organ telah terbentuk di belakang dahinya, yang belum pernah ada sebelumnya.

Namun itu tidak berpengaruh pada kesadaran Minoru.

Minoru mulai tertawa. Dia tertawa gembira dan berbaring di lantai gudang.
Mahouka Koukou no Rettousei Volume 25



------------------------
Sebelumnya -- Main Menu -- Selanjutnya
------------------------
All Volume
Jangan lupa untuk berkomentar :3
Follow juga Instagram dan Fp facebook kita.
Buka Komentar
Tutup Komentar

8 Responses to "Mahouka Koukou no Rettousei Volume 25 Cahpter 5 Bahasa Indonesia"

berkomentar dengan sopan :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel