Mahouka Koukou no Rettousei Volume 25 Cahpter 4 Bahasa Indonesia

Volume 25 Chapter 4 


SMA Pertama dan Stasiun terdekat dihubungkan oleh jalan yang lurus. Meskipun ada beberapa jalan kecil alternatip, masih bisa dikatakan bahwa, ini merupakan jalan utamanya.

Sebagian besar siswa pulang pergi ke sekolah melalui jalan ini.

Selasa, 11 Juni pagi. Rute pejalan kaki tedengar sedikit kebisingan dari orang-orng yang melewatinya. Seseorang yang terkenal sebagai Presiden Dewan Sekolah, Shiba Miyuki, sedang berjalan cukup dekat dengan seorang siswa.



Nama siswa itu adalah  Shiba Tatsuya. 

Dia telah kembali setelah lama absen. 

"Tatsuya-San!" 

Dari pintu gerbang ke jalan menuju bangunan utama SMA Pertama. Tepat setelah Tatsuya melangkah di jalan ini, ia dipanggil oleh suara yang berada di depannya. 

Ada sosok dalam arah yang berlawanan dan dia rupanya tidak sendirian. 

"Tatsuya-San, Apakah kamu mulai kembali bersekolah?" 

Tanpa perlu ditanyakan orang-orangpun pasti sudah tahu dengan sekilas setelah melihatnya. Namun dengan bodohnya honoka bertanya dan bergegas menuju kearahnya dengan penuh rasa penasaran.

"Ya. Mulai sekarang, aku minta kerjasamanya lagi." 

Dengan senyum bengkok di wajahnya Tatsuya menjawab Honoka, berusaha untuk tidak menimbulkan kekhawatiran.

Tatsuya dengan tenang menghampiri Honoka.

Shizuku, berdiri di belakang Honoka, mengatakan halo dengan wajah bingung.  

Dan di belakangnya juga ada Erika, Leo, Mikihiko dan Mizuki berdiri dengan wajah gembira. Erika, melihat sekilas Tatsuya, dan sedikit melamuk tangannya. 

Tatsuya terus pergi menuju gedung sekolah dengan Miyuki di sebelah kirinya, dan Honoka melekat di kanannya.

Pintu masuk untuk kursus teknik sihir adalah di lorong kedua dari jalan utama. Hal ini dikarenakan ruang kelas A sampai D dan E ke H memiliki pintu masuk terpisah.

Memisahkan dari Miyuki, Honoka, Shizuku dan Mikihiko, Tatsuya pergi ke kelasnya bersama dengan Erika, Leo dan Mizuki.

Sudah lama sekali sejak ia berada di kelas 3E. Meskipun Erika dan Leo berada di kelas F, mereka juga pergi ke kelas E. 

"kelompok utama akhirnya berkumpul lagi" 

Pergi ke tempatnya yang dekat jendela, Tatsuya memberikan kesan, yang tidak sarkastik. Erika dan yang lainnya tidak mengatakan apa-apa, tetapi hanya memiliki senyum yang membentang.

Mizuki duduk di kursinya, yang terletak di sisi Tatsuya, dan berbalik untuk menghadapnya. 

"Mengingat proyek Stellar Furnace, Apakah tidak masalah bagimu untuk berada disini?"

"Yah, tentu saja aku akan sibuk pastinya. Oleh karena itu, akan sulit untuk datang ke sekolah setiap hari." 

Wajah Mizuki sedikit sedih ketika ia mendengar jawaban Tatsuya. Namun, dia dengan cepat menyembunyikannya di balik senyum indahnya.

"Begitukah. Tapi bagaimanapun aku senang kamu dapat menyempatkan diri untuk datang kesekolah. " 

Setelah kata Mizuki tersebut, Erika yang juga berada deakat jendela mengangguk.

"Omong-omong Tatsuya, bagaimana keadaan Sakurai?" 

Leo khawatir dengan Minami karena dia merupakan kohai dari klubnya. 

"Dokter mengatakan bahwa tidak ada luka yang menyebabkan konflikasi lebih lanjut. namunn untuk pemulihannya memerlukan waktu yang sedikit lebih lama. "

"begitu ya..." 

Leo khawatir tentang kondisi Minami, dan Tatsuya juga demikian.

Namun ia juga harus memikirkan tentang perlindungan Miyuki. Ia tidak bisa membiarkan Miyuki pergi senidirian tanpa ada pengawalan, dan jikalau mengirim pengawal lain dali keluarga Yotsuba itu sangat sulit untuk memasuki ke luang lingkup  sekolah.

◊ ◊ ◊ 

Tatsuya telah kembali ke sekolah, alasanya bukan karena masalah Project Dione telah selesai. tapi untuk pengawalan Miyuki kembali. 

Selain itu wartawan juga tidak kembali bermunculuan seperti sebelumnya, ini merupakan efek insiden penembakan sebelumnya.

Identitas Taurus Silver sudah diungkapkan, jadi mereka tidak perlu repot-repot mempertaruhkan nyawa untuk mencari informasi yang telah di ungkap itu. 

Di antara empat negara bagian terbesar, Uni Soviet baru mengambil posisi untuk proyek Dione, dan Uni Indo-Persia, meskipun pernyataan resmi dari pemerintah belum dibuat, tetapi sudah jelas bahwa mereka mendukung proyek ESCAPES. 

Sedangkan Great Asian Alliance belum memberikan kepastian.

sebagian besar negara di Eropa, mereka mendukung proyek Dione dan Negara dari Asia Barat sampai Asia Tenggara mendukung proyek ESCAPES, sedangkan Brasil dan Australia, seperti Great Asian Alliance, tidak mengungkapkan sikap mereka.

Fakta bahwa kedua "kamp" tidak secara terbuka menunjukkan sikap bermusuhan membuat situasi cukup membingungkan. Masalahnya adalah kedua proyek ini, Dione dan ESCAPES, bertepatan dalam hal penggunaan sihir untuk perdamaian. Dilihat dari materi yang diterbitkan, pelaksanaan proyek Dione dan ESCAPES dilaksanakan berbarengan tidaklah m,ustahil, namun ada sedikit masalah: Bahwa penyihir yang sama tidak akan dapat berpartisipasi dalam dua proyek. 

Dengan opini bahwa proyek ini dapat dilaksanakan berbarengan hanyalah menimbulkan propaganda antara Tatsuya dan Clark.

◊ ◊ ◊ 

Pada saat pelajaran pertama di SMA pertama selesai, Komandan 1-0-1 Brigade pasukan bela diri, Letnan Jenderal Saeki Hiromi mengunjungi gedung perkantoran Kementerian Pertahanan. Ini juga merupakan markas bersama Angkatan Laut Jepang, tetapi tujuan dari kunjunganya hari ini adalah sektor publik.

Saeki kembali ke markas sebelum tengah hari. Lalau pergi ke kantornya Kazama. 

"— ... Tatsuya, maksudku, Shiba Tatsuya-San... " 

"Tidak perlu mengkoreksi seperti itu Letnan Kolonel, langsung saja."

Mengganggu pembicaraan orang lain tidak seperti Saeki yang biasanya. Dia bahkan tidak mencoba untuk menyembunyikan suasana hatinya yang buruk.

"— ... Saya mohon maaf. Jadi Anda diperintahkan untuk membujuk Tatsuya agar ia mengambil bagian dalam proyek Dione?"

"-Kepala Departemen Kementerian Luar Negeri tidak memiliki wewenang untuk memberiku perintah."

Di ruang konferensi Kementerian Pertahanan, Saeki bertemu dengan kepala Departemen Luar Negeri Amerika Utara. Seperti kata Saeki, Kementerian Luar Negeri tidak memiliki wewenang untuk memberikan perintah kepada pasukan bela diri. Segala sesuatu yang dikatakan dalam ruang konferensi itu dalam bentuk permintaan. Tapi perkataan yang diucapkan di hadapan Sekretaris Departemen Pertahanan, pada kenyataannya, adalah pemaksaan, atau dengan kata lain, perintah.

Militer tidak suka melanggar sistem komando mereka. Dan petugas memiliki perasaan yang lebih kuat terhadap sentimen ini, dan Saeki tidak terkecuali. Inilah yang menyebabkan moodnya memburuk.

"Apakah permintaan ini disuarakan padamu oleh atasan, karena Tatsuya adalah petugas khusus Ooguro Ryuuya?"

"Kelihatannya seperti itu"

Kazama mendesah, tidak menyembunyikan ini dari Saeki, yang telah membuat wajah puas.

"Tampaknya para birokrat tidak tahu, mengapa Tatsuya diberi gelar "perwira khusus"."

"Status petugas khusus Ooguro sangat rahasia. Tidak mengherankan bahwa pegawai kantor dan beberapa pejabat tidak tahu." 

Seperti kata Saeki, dalam pasukan bela diri saat ini tidak ada gelar seperti "perwira khusus". kemudian memanggil Tatsuya seorang "perwira khusus" adalah hal yang keliru. Akan lebih tepat baginya untuk disebut sebagai "milisi yang telah diperlakukan sebagai perwira yang ditugaskan ke tentara biasa dalam kondisi normal, dan sifatnya tidak sementara." Karena tidak ada istilah yang sesuai untuk konsep ini, ia dipanggil "petugas khusus" hanya untuk kemudahan memangilnya saja.

Oleh karena itu, mereka yang tidak tahu situasi yang sebenarnya, berdasarkan makna asli dari konsep "perwira dengan tugas khusus", dan Tatsuya akan dianggap sebagai prajurit biasa.

"Saya berpikir bahwa mereka harus tahu karena mereka adalah pekerja kantoran di bawah yurisdiksi sistem hukum resmi."

Masalah hukum diselesaikan oleh pasukan bela diri sendiri, tetapi masalah ini adalah "ilegal". Sistem yang ada memerlukan persetujuan dari para birokrat, sehingga tidak mungkin untuk membenarkan kelalaian dari Departemen Pertahanan pejabat dengan mengatakan bahwa mereka tidak tahu. 

"Kau benar tentang itu, Letnan Kolonel, tapi sekarang kita memiliki masalah lain." 

"Saya minta maaf sebelumnya. Masalahnya adalah apakah kita dapat membujuk Tatsuya dan apakah kita harus membujuknya atau tidak. Bukankah seperti itu? " 

Berlanjut ke pembicaraan berikutnya, Kazama menunjukan dua permasalahan-nya.

"Benar." 

Saeki mengangguk kepadanya.

"-Pertama-tama, Apakah Departemen Pertahanan dan Departemen Luar Negeri memahami bahwa Tatsuya adalah operator dari “Material Burst“?" 

"Berdasarkan percakapan hari ini, mereka tampaknya tidak tahu." 

"Dipahami. Jika itu yang terjadi, aku bisa mengerti mengapa mereka memberikan semacam perintah absurd ini."

Tatsuya adalah kekuatan militer magis terbesar yang dimiliki Jepang. Tidak, tidak hanya dalam sihir, ia adalah yang terbesar dari semua kekuatan yang mungkin kita bisa sebut sebagai Joker, kekuatannya mampu mengubah keseimbangan Dunia, Ace kelima, menciptakan tangan terkuat. 

[Poker terminologi. "Tangan" adalah kombinasi dari 5 kartu yang diterima di tangan.]

Jika mereka tahu bahwa Tatsuya adalah penyihir terkuat di kelas strategis, mereka bahkan tidak akan berpikir untuk menyuruhnya bergabung dalam Project Dione.

"Sebaliknya, bagaimana kalau menjadikan Tatsuya sebagai “Apostle“ ke-14?"

Wajah Saeki menunjukkan keterkejutannya. Tapi jeda diam tidak berlangsung lama.

"— ... Itu bukan ide yang buruk."

"Kamu serius?" 

Kali ini Kazama adalah orang yang akan terkejut. Karena dia hanya bercanda.

"Jika sesuatu semakin memburuk, kita mungkin harus mempertimbangkan pilihan ini. Jika identitasnya sebagai penyihir strategis, para pejabat akan berhenti meyuruhnya untuk ditransfer ke USNA."

"Itu sangat, tapi..." 

"Yah, itu tergantung pada bagaimana situasi akan berkembang." 

Setelah mengatakan itu, Saeki membuat wajah lelah.

"Dan jika Anda bertanya padanya sekarang, Letnan Kolonel Kazama, Apakah Anda bisa membujuk Shiba-kun?" 

"Itu tidak mungkin." 

Dia tidak akan mampu meyakinkan Tatsuya untuk pergi ke Amerika, bahkan jika dia bertanya. Oleh karena itu Kazama segera menjawab bahwa setiap upaya persuasi tidak berguna.

"Selain itu, kali ini kami dan Tatsuya tidak memiliki hubungan yang baik dengan kami sekarang. Ini merupakan kesalahanku, kami tertangkap oleh rekaman video tersembunyi pada insiden lalu, dan itu malah menambahkan banyak kecurigaan.

"Ini juga merupakan kesalahan dengan perhitungan saya juga. Dalam hal apapun, jika kita mencoba untuk meyakinkan dia, dan kita tidak bisa berhasil, ini juga akan menambah buruk lagi hubungan kita dengan-nya." 

"Itulah yang saya khawatirkan."

Saeki tidak keberatan dengan keputusan Kazama.

"-Kemudian, menurutmu, akan kita akan mendukung Shiba-kun, dengan cara menolak permintaan dari Departemen luar negeri? 

"-Hmm... Siapa tahu... " 

Di sisi lain, Kazama tidak setuju dengan idenya.

"Apa pun yang kita lakukan, Tatsuya tidak akan ambil bagian dalam Project Dione. Aku tidak berpikir dia akan berterima kasih juga. Maka pilihan yang baik adalah tidak melakukan apa-apa? "

"Itu benar..." 

Saeki menatap tangannya dan merenung. Kazama berdiri tanpa Motionlessly di depan meja dan menunggu dia untuk mengatakan sesuatu. 

"Saya akan mengikuti saran Anda." 

"Maksudmu kau tidak akan melakukan apa-apa?" 

"Ya. Permintaan dari Kementerian Luar Negeri tidak disuarakan dengan cara yang tepat, namun dilakukan dengan cara yang agak tidak resmi. Tidak akan ada masalah jika saya mengabaikan hal itu."

Kazama berpikir bahwa Saeki juga berencana untuk mengabaikan permintaan dari Departemen luar negeri dari awal. namun ia mencari saran untuk melihat adakah keuntungan yang dia dapat dari persoaalan ini.

"Letnan Kolonel, terima kasih atas sarannya, silahkan undur diri."

"Dipahami. Mohon maaf." 

Kazama pergi keluar dari kantor komandan.

Pada awalnya Kazama berpikir bahwa ia perlu memberitahu Tatsuya tentang ini, tapi ia dengan cepat menyerah pada ide ini. 
Maksud dari Kementerian luar negeri atau pasukan bela diri terhadap Tatsuya tidaklah relevan. Ini tidak dapat digunakan sebagai bahan untuk memulihkan hubungan mereka.

Sebaliknya sangat perlu memberi tahu Tatsuya tentang pendaftaran sebagai “Apostle“ keempat belas.

Tatsuya telah menerima ketenaran yang tidak diinginkan dari identitasnya sebagai Taurus Silver. Pada tingkat ini menjaga dirinya rahasia akan mustahil. Tapi untuk Kazama, jelas bahwa jika Tatsuya ingin menjadi penyihir strategis yang diakui negara, jawabannya pasti "tidak". Gagasan seperti itu hanya akan memperburuk mood-nya.

... Kazama secara serius khawatir bahwa hubungannya dengan Tatsuya menjadi begitu teralienasi sehingga ia harus memikirkan hal tersebut.

◊ ◊ ◊ 

Dan tidak hanya Departemen Luar Negeri yang menerima tekanan terhadap Tatsuya dan Edward Clark.

Departemen Perindustrian menderita tekanan dari kantor pemimpin partai yang berkuasa. Departemen Perindustrian disebut departemen perdagangan dan industri internasional, tetapi meskipun nama itu telah berubah, perdagangan luar negeri masih berada di bawah yurisdiksi mereka. USNA adalah salah satu mitra dagang terpenting mereka di era ini, sehingga para birokrat dari Departemen Perindustrian ingin membuat perbedaan dalam perdagangan sesedikit mungkin. Bagi mereka, pertengkaran seorang warga sipil tunggal dengan USNA bukan lelucon, dan mereka serius ingin Tatsuya pergi ke Amerika sesegera mungkin. 

Namun, pagi ini permintaan dibuat oleh Kantor Menteri yang bertanya setelah tindakan legislatif yang diperlukan untuk melaksanakan “Magic Stellar Furnace Energy Plant Project“. Dengan kata lain mereka harus mempertimbangkan cara lain sehingga ia tidak bisa berpartisipasi dalam proyek USNA Dione.

Karena baik proyek Dione maupun proyek reaktor Stellar Furnace adalah perusahaan kotamadya pemerintah, Jepang sendiri tidak perlu peduli apakah mereka harus bergabung dengan mereka atau tidak. Bahkan di New Uni Soviet, yang menunjukkan dirinya untuk menjadi yang paling kolaboratif, pernyataan kerjasama tidak dibuat oleh pemerintah, tetapi oleh Akademi. Pada tahap ini, jika pemerintah tidak melakukan apa-apa, USNA tidak akan mampu menuduh mereka.

Di sisi lain, proyek pabrik adalah urusan internal Jepang, sehingga dapat dikatakan bahwa peran Departemen Perindustrian adalah untuk mempertimbangkan aspek hukum. Tapi permintaan dari Kantor Menteri mengerahkan tekanan, karena menuntut mereka untuk "mendukung proyek", tanpa memperhatikan keadaan.

Bertanya-tanya tentang mengapa hal ini terjadi, Departemen Perindustrian melakukan penyelidikan. Kantor Menteri mengirimkan pertanyaan kepada banyak kelompok perusahaan, yang merupakan sumber dana yang besar untuk partai yang berkuasa.

Ada banyak pengusaha yang menentang proyek, yang mungkin memperburuk hubungan mereka dengan USNA. Oleh karena itu, keprihatinan nyata dari Departemen Perindustrian adalah, proyek yang diumumkan oleh seorang anak sekolah bisa membagi dunia bisnis menjadi dua kubu. 

"Sejak Kapan dia memiliki hubungan seperti itu?"
  
"Bagaimana dia membujuk para pria tua ini yang memimpin perusahaan semacam itu?"  Karyawan Kementerian bingung soal pertanyaan semacam itu. 

◊ ◊ ◊ 

Tatsuya tidak meninggalkan ruang kelas sampai separuh pelajaran pagi berakhir. Pada tahun ketiga pelatihan, jumlah mata pelajaran khusus yang berhubungan dengan sihir meningkat. Tapi itu tidak berarti bahwa jumlah mata pelajaran dari kursus umum menghilang. 

Tatsuya berkonsentrasi pada kuliah kursus umum yang ia lewatkan selama ketidakhadirannya.

Sayangnya, jumlah akumulasi tidak dapat diselesaikan dalam setengah hari, tapi dia tidak berpikir dia bisa mengejar ketinggalanya walau belajar sepanjang hari. Ketika istirahat makan siang datang, ia bangkit untuk pergi makan.

"Tatsuya-San, Apakah Anda akan makan di-" 

"Shiba-kun." 

Suara Mizuki yang sedang duduk dia diblokir oleh suara kekanak-kanakan. 

Itu suara Tomitsuka.

"Mizuki, pergi ke kantin terlebih dahulu, aku akan menyusul nantin." Tatsuya menjawab Mizuki dan kemudian beralih ke Tomitsuka. 

"Tomitsuka, ada apa?" 

"— ... Aku ingin berbicara denganmu tentang sesuatu." Tomitsuka menjawab dengan sedikit keraguan.

"Apakah percakapan ini akan memakan waktu yang lama?" 

Berbeda dengan Tomitsuka, Tatsuya tampaknya tidak terlalu antusias dengan hal ini. 

"Mungkin." 

"Bisakah kita melakukanya setelah pulang sekolah?" 

Tapi dia masih menunjukkan bahwa dia sudah siap untuk mendengarkan. 

"Aku ingin melakukannya segera."

"Tapi ini akan menjadi percakapan panjang, kan?" 

"Itu begitu... Tapi... " 

Tomitsuka tidak bisa memutuskan apa yang ingin dia katakan. 

"Mengapa kamu bicara sambil meghindar seperti itu? Aapakah kamu takut bicara padanya."

Pada saat itu, suara histeris campur tangan dalam percakapan. 

"Hirakawa-San...?" 

Hirakawa Chiaki menunjukan wajah sinis dan mencoba menyulut Tatsuya.

"Mengapa kamu berbicara seperti itu! selain itu Tatsuya-San juga tidak mengatakan dia menolak permintaanya!? " 

Mizuki yang masih diam di sana meskipun ia diperintahkan untuk pergi ke ruang makan, menbalas kata Chiaki.

percakapan ini sepertinya akan malah penyulut emosi dan menciptakan adumulut yang berkepanjangan, oleh karena itu Tatsuya menghentikannya dengan frase "Mizuki, berhenti".

"Mizuki. Maaf, sepertinya waktu makan siangku akan sedikit terganggu karena ada sedikit yang harus kubicarakan dengan Tomitsuka,. Tolong beritahu yang lain."

"— ... ya, Aku mengerti." 

Mizuki, mencoba menyembunyikan wajahnya yang tidak puas, membungkuk ke Tatsuya dan mengundurkan diri dari kelas. 

"Tomitsuka, di mana kita akan berbicara?" 

"Uh, mari kita kita bicara di atap."

Tatsuya sedikit menaikkan alisnya, karena siswa lain masih bisa mendengarnya di atap. 

"Baiklah." 

jika Tomitsuka tidak keberatan dengan hal itu, maka Tatsuya tidak akan mengeluh. 

"Hirakawa-San, terima kasih." 

Tomitsuka perlahan mengatakan ini kepada Chiaki, yang duduk, sambil mengepak kepalan tangannya. Setelah itu, ia segera mengejar Tatsuya. 

Berlawanan dengan harapan Tatsuya, atapnya sekolah kosong. Di Tokyo, musim hujan mulai minggu lalu, dan hari ini langit juga ditutupi oleh awan, tampaknya hujan akn turun. Mungkin itu alasan mengapa siswa yang lain tidak ada di atap. 

Ada bangku di atap, tapi baik Tatsuya maupun Tomitsuka tidak duduk. Mereka berdiri tegak, saling berhadapan.

"Jadi, apa yang ingin kamu bicarakan denganku?" Tatsuya memulai pembicaraan. 

"— ... Beberapa hari lalu, ibu saya mengalami kejang. "

"-Dia adalah Ketua Asosiasi sihir, Tomitsuka Hisui, aku mendengar tentang hal itu dari Miyuki. Aku berharap dia pulih dengan cepat."

Kemarahan muncul di wajah Tomitsuka setelah mendengar apa yang dikatakan Tatsuya tentang masalah ini. 

"Namun, ini adalah masalah bagi Kementerian Luar Negeri dan Ketua Asosiasi sihir. Mengeluh kepadaku? itu cukup konyol." 

Tatsuya melihat ekspresi wajah Tomitsuka yang kesal. 

"Cara bicara tentang itu adalah salah?" Tomitsuka dengan marah berbicara sebagai tanggapan terhadap perkataan insensible dari Tatsuya. 

"Melawan seorang gadis lebih muda dari dirimujuga, adalah sesuatu yang "salah" juka, kam?" 

Tomitsuka melamung karena ucapan Tatsuya. 

Untuk pertama kalinya sejak datang ke sini, Tomitsuka menyadari bahwa mata Tatsuya dipenuhi dengan kemarahan yang dingin. 

"Jadi, Tomitsuka. Apakah maksudmu aku harus dikorbankan demi memuaskan Ketua Asosiasi sihir?" 

"Apa maksudmu dengan pengorbanan!" 

"Bukannya kamu ingin mengusirku ke USNA?" 

"Mengusir...?" 

Dengan suara pahit, Tatsuya memberikan kekecewaan pada Tomitsuka. 

"Aku rasa ... proyek ini akan sangat membantu para penyihir... " 

"Di atas semua alasan itu, apakah kamu mengetahui tujuan sebenarnya dari proyek Dione ini?"

Kali ini suara Tatsuya sedikit kesal. 

Tidak menyadari mengapa Tatsuya bertanya, Tomitsuka bingung dan keheranan. 

"-Tujuan sebenarnya...?"

"Tujuan sebenarnya proyek Dione adalah untuk mengusir para penyihir dari bumi dan mengikat mereka ke sabuk asteroid dan Orbit Jupiter dan Venus." 

"— ... Apa?"

"Para penyihir akan ditempatkan pada orbit satelit di sekitar Venus dan Jupiter, dan untuk sebagian besar hal ini menyangkut para penyihir dari USNA, Uni Soviet baru dan Britania. Jika aku juga berpartisipasi dalam proyek Dione, maka butuh waktu 10 tahun atau lebih untuk aku kembali. Bisa dikatakan bahwa ini proyek seumur hidup." 

Penyampaian sarkastik dari Tatsuya bahwa ia tidak "diusir ke luar pulau", tetapi "diusir ke luar angkasa", tidak dimengerti oleh Tomitsuka.

"apakah benar seperti itu... Shiba-kun, Apakah kamu hanya melebih-lebihkan...?" 

"Aku tidak akan memaksamu untuk menerima kebenaran dari apa yang telah aku katakan. Baca lagi materi yang telah diterbitkan. Msetelah bitu mari kita lanjutkan pembicaraan ini lagi." Tatsuya mengatakan hal ini dan kemudian berbalik meninggalkan Tomitsuka.

Bahkan jika proyek Dione yang di pikirkan Tomitsuka akan berhasil, dan mencoba meyakinkan lagi Tatsuya, Tatsuya pasti akan tetap menolaknya.

Aku tidak akan mengambil bagian dalam proyek Dione.

Aku tidak akan pergi ke ruang angkasa, meninggalkan Miyuki di sendirian di Bumi. 

Aku tidak akan pergi kemanapun, dan meninggalkan Miyuki. 

Tidak ada seorangpun yang dapat mengubah prinsip ini.

 Tomitsuka tetap berdiri diam disana, sampai Tatsuya tidak terlihat lagi dari pandangannya.

"— ... Apa maksudnya ini? " Tomitsuka bergumam, disertai sensasi jatuhan tetesan air hujan. 

"Ini tujuan sebenarnya? diasingkan? Huh, ini seperti konspirasi." Dia mengejek Tatsuya dengan lantang. Tapi tidak peduli berapa banyak ia menyangkal hal itu, kata Tatsuya menetap dalam pikirannya. 

Hujan turun cukup deras. 

Tomitsuka masih merasa kesal. Dia terus berdiri diam di atas atap kehujanan. 

"Aku belum mendengar hal seperti itu. Tidak ada yang mengatakan hal itu padaku." 

Tidak ada satupun dari kelompoknya yang membicarakan hal itu. Program TV, yang ia pantau, juga tidak mengemukakan opini seperti itu. Tidak ada satupun yang berspekulasi seperti itu.

Tidak peduli berapa banyak informasi yang tersedia, ada batas untuk satu orang biasa menggali semua informasi.

"Tujuan sebenarnya? Ah~ kamu hanya melebih-lebihkan. Diusir ke luar angkasa? itu hal konyol yang tidak mungkin orang lain pikirkan."

Ia terus "berpikir sendiri." 

◊ ◊ ◊ 

Setelah serangan ke Izu yanng gagal, Edward Clark mencoba berkali-kali untuk menghubungi Igor, tetapi ia tidak dapat menghubunginya. 

"Apakah kamu bisa menghubungi Dr.Igor?"

"Ya, Sir William." 

Clark sekarang di telepon dengan McCloud di Britania. Di Los Angeles, di mana Clark berada, waktu menunjukan tengah malam, di London, di tempat McCloud itu sudah pagipagi. Mereka tidak tahu di mana Igor berada. Dia bisa berada di Moskow, atau di timur jauh, jadi dia tidak tahu waktu yang tepat untuk meneleponya.

"Sayangnya, Dr.Igor tampaknya menolak untuk kami hubungi." 

"Tidak ada yang perlu kita lakukan... Igor yang memutuskan untuk melakukan segalanya dengan caranya sendiri dan sejak awal, dia tidak dapat dikendalikan."

"Kalau begitu, apakah itu berarti Igor merencanakan serangan lain?"

Clark yang awalnya memanggilnya "Dr.Igor" kinin langsung memanggilnya "Igor". 

"Aku rasa seperti itu. Dia akan berusaha untuk menyingkirkan penyihir yang mengubah massa menjadi energi." 

"Kalau saja dia lebih sedikit bersabar..."

Clark tanpa disadari mengkerutkan alisnya.

"Sir William... Apakah ada kemungkinan dia bisa berhasil?"

"Aku pikir ada harapan. perbandingannya 50-50. Terakhir kali tampaknya dia telah memojokannya, tapi walau begitu kita tidak tahu apa kemampuan sebenarnya Shiba Tatsuya." 

"Maksudmu keberhasilan dan kegagalan itu tergantung pada kekuatan sihirnya Shiba Tatsuya? 

"... ya, kamu benar."

Tebak McCloud terdengar tidak mengenkan, tapi Clark bisa berbuat apa-apa selain setuju.

"Dr.Clark. Bahkan dengan "Hliðskjálf" milimu, tidal bisa mengetahui kemampuan sebenarnya Shiba Tatsuya?" 

"— ... Memang sangat di sayangkan. Tampaknya julukan "Untouchables" bukanlah isapan jempol belaka."

"Untouchables" adalah julukan yang diberikan kepada keluarga Yotsuba. Bahkan sebelum Tatsuya lahir, karena itulah Clark sudah ditargetkan Yotsuba keluarga sebagai musuh yang menghalangi jalur informasi. Sebenarnya, Terminal Hliðskjálf diberikan kepada Maya sehingga Clark dapat mengumpulkan informasi tentang keluarga Yotsuba. 

Namun, kepala keluarga Yotsuba tidak melakukan apa yang diharapkan Clark. Dari sedikti jejak dari terminal yang digunakan oleh Yotsuba Maya, sulit bagi Clark untuk memahami setiap rincian tentang kemampuan sesungguhnya dari Shiba Tatsuya dan para penyihir milik cabang samping keluarga.

"Seperti itu rupanya..." 

McCloud hanya mendesah kecewa. Dia tidak bermaksud menghina dia dengan perkataan ini.

"Jadi, kita hanya bisa berdoa bahwa serangan berikutnya Dr.Igor akan sukses... Dr Clark, aku minta maaf untuk percakapan pada waktu yang kurang tepat ini." 

"Tidak, aku yang meneleponmu. jadi maaf menggangu pagi-pagi."

"Tidak, ini memang waktu aku bangun dan memulai rutinitasku. Lalu, dokter, Selamat malam." 

"Ya, Sir William. semoga harimu indah." Koneksi dengan McCloud sidikit terganggu. 

Pada akhirnya, Ia hanya mendengar McCloud mengatakan "Selamat malam". 

Dan Clark tidak langsung tidur, Ia kembali melakukan sesuatu. 

------------------------
------------------------
All Volume
Jangan lupa untuk berkomentar :3
Follow juga Instagram dan Fp facebook kita.
Buka Komentar
Tutup Komentar

2 Responses to "Mahouka Koukou no Rettousei Volume 25 Cahpter 4 Bahasa Indonesia"

berkomentar dengan sopan :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel